Monday, April 13, 2015

Mari Berdoa Seperti Garputala


Dulu saat pelajaran fisika di SMP, ada sebuah percobaan yang membuat saya begitu terpukau dan akhirnya membuat saya jatuh cinta pada pelajaran fisika. Sebuah percobaan menarik tentang garputala. 


Dua buah garputala (A dan B) saling dihadapkan. Salah satu teman saya diminta memukul garputala A. Sementara saya diperintahkan pak guru mengamati apa yang terjadi pada garputala B. Saat itu, saya sangat takjub. Bagaimana tidak, dua garputala yang terpisah beberapa cm saling menggetarkan. Garputala A yang dipukul akan bergetar, sekaligus menggetarkan garputala B. Dan yang lebih mengesankan, saat jumlah garputala ditambah. Bunyinya saling menguat dan terdengar lebih keras. 


Seluruh siswa, termasuk saya bertanya-tanya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Pak guru fisika menjelaskan bahwa garputala A dan B itu bisa saling menggetarkan, karena keduanya memiliki frekuensi yang sama. Semakin banyak garputala ditambahkan, maka makin keras bunyi yang dihasilkan. 
Penjelasan sang guru bertahun-tahun lalu itu, memotivasi saya untuk mencari tahu lebih jauh tentang keajaiban frekuensi. Dan hasilnya begitu luar biasa, ternyata tidak hanya garputala, namun seluruh isi alam semesta ini akan saling menggetarkan, bila memiliki frekuensi yang sama. (dalam penelitian luar negeri dikenal dengan istilah 'the miracle of secret').
Seluruh isi alam semesta, apapun dan siapapun memiliki frekuensi yang sama. Bila kita berpikir/berniat baik, maka kita akan mengirim pikiran/niat baik kita ke seantero semesta. Kita akan menggetarkan pikiran/niat baik lainnya yang ada di sudut manapun di alam ini. Sebaliknya, bila kita berpikir/berniat jahat, maka kita akan mengirim pikiran/niat jahat kita ke seantero alam semesta. Kita akan menggetarkan pikiran/niat jahat lainnya yang ada di sudut manapun di alam ini. 
Itulah mengapa saat kita berpikir/berniat baik, kita akan dijumpai/didekati oleh orang-orang yang berpikiran sama dan didoakan oleh para malaikat Allah. Sebaliknya, saat kita berpikir/berniat jahat, kita akan dijumpai/didekati oleh iblis, syaitan dan saudara-saudaranya.
Begitulah hukum Resonansi (saling getar). Hukum ini yg dimanfaatkan para pelaku santet, guna-guna dan semacamnya untuk melakukan kejahatan dan mencelakai oang lain. Don't worry, selama frekuensi kita tidak sama dengan frekuensi penyantet, maka kita akan baik-baik saja. Dan inilah yang ingin saya diutarakan: keajaiban doa.
Berdoalah yang baik-baik, agar kita dapat menggetarkan yang baik-baik juga. Namun, ada satu hal yang menurut saya sedikit keliru tentang cara berdoa. Banyak diantara kita yang berdoa, “Allah… berilah saya ini… berilah saya itu, dll." Saya yakin banyak diantara kita yang berdoa seperti itu. Doa seperti itu tidaklah salah, tapi jangan terlalu banyak.
Kenapa?
Karena jika kita terlalu banyak berdoa untuk diri sendiri, maka kita tidak pernah menggetarkan sesuatu/seseorang di luar sana.  
Mari ubah cara berdoa kita! 
Berdoalah seperti garputala, yang tidak hanya mengetarkan dirinya sendiri tapi juga seluruh garputala yang lainnya. Berdoalah untuk kedua orang tua kita,  keluarga, sahabat, teman dan tetangga kita. Kirimkan juga doa untuk guru kita, dosen kita, dan kepada siapapun yang kita kenal ataupun tidak.
Dan tahukah apa yang akan terjadi?
Semua akan saling bergetar dan menguatkan, bila kita berdoa bukan untuk diri kita saja, tapi juga berdoa untuk orang lain. Kita akan didoakan kembali oleh malaikat. Menurut Hadist Riwayat Muslim: “Doa seseorang muslim untuk saudaranya di luar sepengetahuan orang yang didoakan, doanya mustajab. Dan di atas kepala orang yang berdoa itu ada malaikat yang ditugaskan, agar setiap kali berdoa untuk saudaranya langsung disambut dengan aamiin walaka bimitslin (semoga diterima dan untukmu juga doa seperti itu)”. 
Untuk itu, berdoalah untuk siapapun. Begitu kita ubah doa kita untuk orang lain, maka doa yang samapun akan di-aamiin-kan malaikat untuk kita. Maka bayangkan, jika kita semua saling mendoakan yang baik untuk siapapun. Bukankah negeri dan alam semesta ini akan dipenuhi dan diliputi gelombang dengan frekuensi yang sama baiknya? Bukankah frekuensi baik ini akan menarik dan menggetarkan frekuensi rahmat dan kasih sayang Allah? Sungguh!! saya yakin negeri dan alam semesta ini akan benar-benar makmur dan sejahtera hanya dengan mengubah cara berdoa kita. Mari berdoa seperti garputala! 

Note: Tolong doakan saya ya sahabat :)

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D