Monday, October 9, 2017

Cinta Indonesia dengan Tolak Penyalahgunaan Obat


Beberapa waktu lalu, kita dihebohkan dengan kasus sekumpulan remaja yang meregang nyawa karena mengonsumsi PCC. Bukan hanya itu, ada beberapa kasus serupa yang akhirnya mendorong BPOM dan Pemerintah sepakat untuk menyelenggarakan aksi nyata sebagai langkah komitmen bersama Cinta Indonesia: STOP Penyalahgunaan Obat Ilegal dan Narkotika.

Bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur, pencanangan Aksi Nasional ini dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo; Menteri koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Perwakilan Komisi IX DPR RI; Lintas sektor terkait antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepolisian, Kejaksaan Agung, Badan Narkotika Nasional, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat; Perwakilan dari tokoh agama, masyarakat, dan public figure.


Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito sedang memberi sambutan
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito. Beliau dengan tegas mengatakan bahwa Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan penyalahgunaan obat ini digagas dengan tujuan utama memberantas obat ilegal hingga ke akarnya.

“Kasus penyalahgunaan obat yang masih terjadi akhir-akhir ini, sudah sangat memprihatinkan. Terlebih hingga menyebabkan jatuh korban jiwa dari generasi muda. Hal ini terus menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, untuk memberantasnya sampai tuntas”.

Penandatanganan komitmen bersama 11 perwakilan lintas masyarakat

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama dari 11 perwakilan lintas masyarakat. Kemudian undangan diminta berdiri menyambut kehadiran Presiden Jokowi yang memasuki tempat acara. Pada sambutannya Presiden, meminta seluruh jajarannya untuk berani menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan obat ilegal. Beliau bahkan meminta pentolan Grup Slank, Bim Bim, untuk naik ke atas panggung dan berbicara mengenai ‘apa hukuman yang pantas diberikan kepada pelaku’. BimBim menjawab dengan lugas “Di dor saja, Pak”.  

"Di dor saja, Pak", kata Bimbim pada Presiden Jokowi

Selesai sambutan, para undangan dihibur oleh paduan suara dari siswa-siswi dari SMAN 1 Jakarta. Pak Jokowi kemudian turut serta menghancurkan barang bukti hasil pengawasan badan POM selama 2014-2016 di luar area acara. Kami, para undangan diminta untuk tetap di dalam, sembari dihibur oleh penampilan Slank yang membuat tempat acara seketika menjadi area konser. Ada sekitar 13 lagu yang dinyanyikan oleh Slank. Dalam lagu-lagu yang dibawakannya, Kaka, Vokalis Slank tak lupa mengingatkan kembali kepada generasi muda yang hadir, bahwa obat ilegal dan narkoba itu Kampungan. 

Slank berduet dengan Bu Penny menghibur undangan yang hadir

Pemusnahan barang bukti yang dilakukan menggunakan mobile incinerator tersebut bukan hanya di bidang obat-obatan tapi juga makanan, dengan nilai total kerugian 61,55 miliar rupiah. Waw, jumlah yang terbilang sangat banyak ya. Artinya penyalahgunaan obat-obatan ini bukan hanya merugikan masyarakat dari sisi kesehatan tapi juga memberikan dampak besar dari segi ekonomi.

Sebenarnya sebelum pencanangan Aksi Nasional 3 Oktober ini, Badan POM serta Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia telah melakukan operasi terpadu khusus pengawasan obat yang sering disalahgunakan, terutama obat-obat tertentu. Selain itu, juga dilakukan audit terpadu ke sarana-sarana produksi dan distribusi resmi guna memverifikasi penarikan dan pemusnahan produk obat mengandung zat aktif  Carisoprodol yang telah ditarik dari peredaran sejak tahun 2013.

Pemusnahan barang bukti yang ditemukan BPOM disaksikan langsung oleh Presiden 

Melalui Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat, Badan POM RI mengajak seluruh lapisan masyarakat agar memberikan dukungan dan komitmennya dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan obat di Indonesia. Indikator keberhasilan dari Aksi Nasional ini adalah tidak ada lagi peredaran secara ilegal dan penyalahgunaan obat-obat tertentu di Indonesia. Hal ini tentu tidak akan bisa dicapai tanpa dukungan dari semua pihak.

Berfoto bersama Blogger Cihuy ^_^





3 comments:

  1. Wah Ngitung Lagu slank yg Di bawain. Ane aja Larut nyanyi .sampai lupa berapa lagu

    ReplyDelete
  2. nah itu dia ya kita harus bisa memantau anak2 agar gak terjerumus

    ReplyDelete
  3. ingatkan sodara kita dan dampingi kalo udah keburu kena narkoba

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D