Saturday, November 18, 2017

Hari Kesehatan Nasional ke-53: Sehat Indonesia Dimulai dari Keluarga


"Kesehatan adalah akar dari kebahagiaan"

Setuju nggak dears? Sesukses dan sehebat apapun kita kalau fisik dan pikiran kita nggak sehat tetap aja berasa kurang bahagia, ya nggak?

Saya sadar betul sih akan hal ini, walau sampai saat ini masih tertatih-tatih untuk membudayakan hidup sehat.

Bicara tentang hidup sehat, minggu lalu saya berkesempatan olahraga di Car Free Day Sudirman, sekaligus menyaksikan keseruan acara Hari Kesehatan Nasional yang ke 53.


Ada bazar buah, lomba gerak jalan, sampai lomba foto instagram di gelar. Dan semuanya meriah. masyarakat tumpah ruah memenuhi bundaran HI, saya sampai kebingungan mencari teman saya saking banyaknya masyarakat yang antusias dengan HKN yang digelar Kemenkes.

Acara HKN kemarin juga dihadiri oleh sejumlah petinggi negara, di antaranya; Bapak Jusuf Kalla, Ibu Menteri kesehatan dan lain-lain. Dan bukan hanya di Jakarta, peringatan Hari Kesehatan Nasional kemarin juga dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Mereka pun tak kalah antusias dari yang hadir di CFD Sudirman, terbukti dari teleconference yang dilakukan Pak JK dengan perwakilan kepala daerah masing-masing.

Pak JK dan Ibu /menteri Kesehatan turut menghadiri HKN ke 53

Di acara kemarin, Pak JK juga berpesan, bahwa kesehatan masyarakat itu yang utama, dan ini bisa terwujud jika pemerintah dan masyarakat bahu membahu menciptakan budaya hidup sehat. Caranya dengan, tolak penyalahgunaan obat, hindari alkohol, konsumsi buah dan sayur, dan rajin berolahraga.

Selain itu pak JK juga membagi tips pada masyarakat yang hadir, yaitu untuk selalu hidup bahagia. “Hidup gembira, jangan stress. Kalau seperti itu bakal strong juga.” Pak JK juga kembali mengingatkan masyarakat bahwa hidup bahagia juga merupakan kunci dari hidup sehat, jika seseorang tidak bahagia dengan hidupnya, cenderung berlanjut menjadi stress yang kemudian menjadi sakit. Hmm... dalam hati saya mengiyakan apa yang dikatakan Pak JK, secara akhir-akhir ini saya sering merasa stress dengan beban pekerjaan dan tesis yang sedang saya selesaikan.

ada hiburan juga di panggung utama, para peserta terlihat begitu antusias

Bagi saya peringatan Hari Kesehatan Nasional kemarin juga menjadi titik balik untuk saya, sudah sejauh mana saya membiaskan hidup sehat.

Bukan hanya itu, peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 53 juga menggelar acara “senam peregangan” dengan peserta terbanyak. Kegiatan yang dilakukan sedikitnya 10 ribu karyawan Kemenkes dan masyarakat umum. Acaranya sendiri diadakan di area bebas kendaraan car free day di depan hotel Mandarin Jakarta. Acara ini dimulai sekitar pukul 6 pagi dan dibuka oleh menteri kesehatan ibu Nila Moeloek. Selain acara senam peregangan kegiatan lain turut diadakan pihak kementerian adalah bazar pangan dan pemeriksaan kesehatan.

drumbadn dari tentara tentara ganteng ini juga turut menghibur peserta yang hadir lho

Peringatan hari kesehatan nasional ini diberi tema “sehat keluargaku, sehat Indonesiaku”. Tema ini dinilai sejalan dengan program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga yang digagas kementerian. Program ini mendorong keluarga bisa menjadi pemicu masyarakat hidup sehat.

Sejumlah komunitas pun turut hadir memeriahkan peringatan HKN tersebut di antaranya ada Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia, Ikatan Senat Mahasiswa, Komunitas Blogger, dan lain-lain.

Hari Kesehatan Nasional kemarin juga membuahkan sebuah rekor baru dunia lho dears. Kegiatan senam peregangan yang dilakukan serentak di Indonesia itu tercatat meraih rekor dunia, yaitu senam peregangan dengan jumlah peserta terbanyak yaitu 120 ribu orang lebih.

Pak Jaya Suprana bahkan bilang, belum terjadi di manapun senam peregangan dengan peserta sebanyak ini, jadi semua peserta yang ikut adalah pencipta rekor dunia. Pada kesempatan itu, Pak Jaya Suprana juga menyerahkan piagam penghargaan kepada menteri kesehatan ibu Nila Moeloek.

Senam peregangan merupakan salah satu aktivitas fisik yang masuk dalam foks program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas 2017). Yang menjadi dua fokus Germas antara lain , makan buah, sayur, ikan serta cek kesehatan secara berkala.

Senam peregangan juga dinilai sebagai salah satu cara meningkatkan aktivitas fisik masyarakat yang kini cenderung banyak duduk. diharapkan senam peregangan ini dapat menjadi aktivitas rutin yang dapat dilakukan setiap hari di sela-sela pekerjaan kita.


Gimana, dears, sejauh mana sih budaya hidup sehat kamu? Share di kolom komen dong ^_^

3 comments:

  1. Semoga masyarakat Indonesia terus sehat ya mbak

    ReplyDelete
  2. Sehat Mahal tapi beli buah dan sayuran murah. Dua ribu aja udah bisa bikin sayur . So gak ada Alaskan gak makan sayur

    ReplyDelete
  3. Hidup sehat itu penting banget. Apalagi kalau mempunyai kerjaan yang super sibuk. umur makin tua ga jaga kesehatan. ya amppun

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D