Friday, December 15, 2017

Sakit Jantung Bikin Bangkrut? Yuk Kenalan dengan Asuransi Mandiri Heart Protection

Blogger Peduli Kesehatan Jantung
Jam berhenti berputar tidak akan menghentikan hidup kita. Tapi jika jantung berhenti berdetak??

Bicara soal jantung, jujur saya nggak terlalu kepikiran. Umur saya masih tergolong muda-lah untuk kategori penyakit jantung. Tapi ternyata saya salah, fakta yang cukup mengejutkan saya dapat di acara Launching AXA Mandiri Heart Protection. Ternyata, Dewasa ini, penyakit jantung juga menyasar usia muda. Jika dulu orang tua saja yang dianggap memiliki risiko serangan jantung, saat ini orang muda pun memiliki risiko yang sama besarnya.

Terlebih menurut data dan penelitian dari Kementerian Kesehatan hampir 22% kasus jantung koroner di Indonesia terjadi pada kelompok usia 35 tahun ke bawah yang merupakan usia produktif. Sebanyak 22% dari penderita jantung di usia muda, itu ada di kisaran usia 15-35 tahun.

Lagi-lagi saya dibuat kaget, karena saya nggak menyangka sama sekali, kalau jumlah persentase kelompok usia muda yang terjangkit penyakit jantung segitu besarnya. Bahkan Penyakit jantung dan stroke menjadi pembunuh nomor 1 di Indonesia dan Dunia.

Sunday, December 3, 2017

Momen Bercerita Jadi Lebih Bermakna dengan Nivea Creme Special Edition


Mother holds their childs hand for a moment and their heart for a lifetime.

Kasih sayang dan sentuhan ibu tidak hanya kita rasakan ketika kita masih kanak-kanak. Bahkan sampai sekarang sentuhan kasih sayang ibu pun masih dapat kita rasakan. Setuju kan?

Saya jadi ingat kenangan masa kecil bersama Ibu. Ibu saya tidak pandai dalam bidang akademik, karena itu beliau ingin anaknya tidak mengikuti jejaknya. Sejak sekolah dasar, ibu selalu membimbing saya belajar. Bahkan setiap pulang sekolah sering kali beliau periksa buku-buku tulis saya. Dan kerap memarahi, kalau saya mendapat nilai jelek di sekolah. Saking takutnya saya suka merobek buku latihan saya yang mendapat nilai jelek di belakang sekolah, sebelum pulang ke rumah.

Susah Cari Kerja atau Pekerja Harian? Kenalan dengan Aplikasi Gawe, Yuk!


Banyak orang bilang, capek kerja belum seberapa dibandingkan capek mencari kerja.
Dulu selepas lulus SMA saya tidak langsung melanjutkan kuliah. Alasannya sederhana, tak ingin terus merepotkan orang tua. Saya bertekad kuliah dengan uang saya sendiri. Karena itu, saya langsung cari kerja. Tapi, ternyata saya kesulitan. Mencari kerja tidak semudah yang saya bayangkan.

Setiap hari menelusuri iklan baris di koran, melihat lowongan-lowongan yang kadang berisi penipuan. Bisa dibilang jarang sekali saya mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang valid, lebih banyak lowongan bermodus penipuan atau get member mlm.