Wednesday, September 26, 2018

Penyakit Kaki Gajah: Kenali, Waspadai dan Antisipasi.


Kaki Gajah adalah penyakit yang menyebabkan kecacatan seumur hidup

Jedeeeerrrr. Denger itu ibarat kesamper petir di siang bolong. Kaget. Selama ini aku nggak begitu paham tentang kaki gajah dan ternyata sebegitu parahnya. Kini aku tahu dan sadar bahwa kaki gajah bisa kita cegah bersama-sama.

Bersyukur rasanya mendapat undangan dari Blogger Crony Community dan bisa hadir dalam bincang bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Bertajuk “Kebijakan Penanggulangan Filariasis di Indonesia”, para undangan di ajak mengenal lebih jauh tentang apa itu penyakit Kaki Gajah.

Penyakit Kaki Gajah: Kenali, Waspadai dan Antisipasi.


Penyakit kaki gajah yang dikenal dengan nama lain Filariasis merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan melalui nyamuk.

Cacing itu berada di saluran getah bening terutama di daerah pangkal paha dan ketiak serta saluran getah bening besar lainnya yang kemudian terinfeksi dan mengalami kerusakan serta timbulnya peradangan.

Penyebab dan Penularan Penyakit Kaki Gajah


Kalau ada yang bilang kaki gajah itu disebabkan karena azab, kutukan atau kesialan, please jangan percaya ya dear. Mitos-mitos yang berkembang itu pada akhirnya membuat informasi yang sebenenarnya tidak dapat di terima dengan baik oleh masyarakat.

Faktanya adalah Penyakit Kaki Gajah disebabkan oleh cacing filaria yang hidup di dalam tubuh manusia. Cacing ini berukuran sangat kecil, menyerupai benang. Penyakit Kaki Gajah di Indonesia disebabkan oleh tiga spesies cacing: Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori.

Penyakit ini ditularkan dari seseorang yang dalam darahnya terdapat anak cacing filaria (mikrofilaria) kepada orang lain melalui gigitan nyamuk. Pada waktu nyamuk menghisap darah orang tersebut, anak cacing ikut terhisap dan masuk ke dalam badan nyamuk. 

Di dalam tubuh nyamuk, satu hingga dua minggu kemudian anak cacing berubah menjadi larva dan ditularkan pada orang lain waktu nyamuk menggigitnya. Semua jenis nyamuk bisa menularkan Kaki Gajah seperti nyamuk rumah, nyamuk got, nyamuk hutan, nyamuk rawa-rawa dan nyamuk sawah.

Kunci sebenarnya adalah pada nyamuk. Jadi, sebisa mungkin hindari diri kita dan keluarga kita dari gigitan nyamuk. Dengan begitu, setidaknya mata rantai penularan penyakit kaki gajah dapat sedikit teratasi.

Gejala Penyakit Kaki Gajah


Pada tahap awal, penderita penyakit Kaki Gajah akan mengalami gejala demam dan peradangan saluran getah bening. Terjadi bengkak pada lipatan paha atau ketiak disertai rasa panas dan nyeri.

Pada tahap kronis, terjadi pembesaran pada bagian-bagian tubuh seperti tangan, kaki, bahkan payudara dan buah zakar yang diakibatkan oleh kerusakan saluran getah bening. Pembesaran ini dapat terus berlanjut dan menimbulkan cacat seumur hidup.

Di sisi lain, banyak penderita penyakit Kaki Gajah yang tidak menunjukkan gejala sama sekali. Itu yang menyebabkan penderita kaki gajah di stadium awal mengabaikannya dan kemudian berkembang menjadi stadiun lanjut hingga menyebabkan kecacatan permanen. Hiks sedih.

Eliminasi Penyakit Kaki Gajah di Indonesia


Kementerian Kesehatan Indonesia menetapkan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah sebagai salah satu prioritas nasional pengendalian penyakit menular, dengan menerapkan dua strategi utama:

  • Memutuskan rantai penularan penyakit Kaki Gajah dengan program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Penyakit Kaki Gajah di Kabupaten/ Kota Endemis Penyakit Kaki Gajah.
  • Upaya pencegahan serta membatasi kecacatan dengan melaksanakan program Penatalaksanaan Penderita Penyakit Kaki Gajah.


Untuk menghentikan siklus hidup cacing filaria secara permanen, POPM Penyakit Kaki Gajah harus dilaksanakan sekali setahun selama minimal lima tahun berturut-turut di seluruh wilayah kabupaten/kota endemis penyakit Kaki Gajah.

Semua orang berusia 2-70 tahun wajib minum obat pencegah penyakit Kaki Gajah; kecuali anak di bawah 2 tahun, ibu hamil dan orang yang sedang sakit berat. Ibu hamil dapat minum obat pencegah Kaki Gajah setelah melahirkan sedangkan orang yang berpenyakit berat dapat minum obat pencegah penyakit Kaki Gajah di bawah pengawasan dokter.

Dengan melaksanakan kegiatan ini setiap tahun selama minimal lima tahun berturut-turut, diharapkan Indonesia dapat mencapai kondisi bebas penyakit Kaki Gajah pada tahun 2020.

Manfaat Ganda Obat Pencegah Penyakit Kaki Gajah


Sama seperti imunisasi, terkadang ada aja orang yang skeptis dan berpikiran aneh-aneh tentang obat yang diberikan pemerintah. Padahal kalau kita mau sedikit berpikir dan mencari informasi, apa yang pemerintah berikan tentunya membawa manfaat besar untuk kita, termasuk obat pencegahan kaki gajah.

Obat pencegah penyakit Kaki Gajah terdiri dari kombinasi DEC dan Albendazole. Penduduk usia 2-5 tahun mendapat 1 tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg, usia 6-14 tahun mendapat 2 tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg, dan usia di atas 14 tahun mendapat 3 tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg. Sebaiknya obat pencegah penyakit Kaki Gajah diminum sesudah makan dan diminum langsung di depan petugas.

Pemberian albendazole pada POPM Penyakit Kaki Gajah mempunyai manfaat ganda, yaitu dapat mematikan atau memandulkan cacing filaria dewasa serta dapat mematikan cacing perut seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk den cacing kremi. Dengan demikian, orang yang minum obat pencegah penyakit Kaki Gajah memperoleh dua manfaat sekaligus: melindungi dirinya dari risiko terkena penyakit Kaki Gajah dan cacingan.

Yuk Sambut Bulan Eliminasi Kaki Gajah


Tahu nggak, setiap bulan Oktober Kementerian Kesehatan mencanangkan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA). Di mana penduduk yang tinggal di Kabupaten/Kota Endemis penyakit Kaki Gajah di seluruh wilayah Indonesia serentak minum obat pencegahan penyakit Kaki Gajah.


Walau telat baru mengetahui informasi detail tentang Kaki Gajah, tapi aku bersyukur. Setidaknya aku belum terlambat. Dan aku sangat antusias menyambut BELKAGA di bulan Oktober nanti. Tentunya aku dan keluarga semangat dong minum POPM untuk mencegah kaki gajah. Nah, kalau kamu gimana dear? Sudah siap menyambut BELKAGA? Share di kolom komentar ya ^_^

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D