Wednesday, February 14, 2018

...

Xpander Plant Tour: Mengungkap Rahasia Dibalik Kesuksesan New Generation MPV


“The cars we drive say a lot about us.” 

Ngomongin soal mobil, percaya nggak kalau saya bilang mengunjungi salah satu pabrik mobil dan melihat langsung bagaimana proses pembuatannya adalah salah satu resolusi hidup saya. Hal itu berawal dari anggota keluarga yang selalu menceritakan pengalamannya bekerja menjadi bagian produksi salah satu pabrikan mobil asal jepang.

Ia kerap bercerita bagaimana kerennya teknologi pembuatan mobil sekarang ini. Termasuk kedisiplinannya dan bagaimana mereka memperlakukan karyawannya dengan baik.

Dari situ saya penasaran luar biasa, berharap suatu saat nanti dapat kesempatan berkunjung ke sana. Dan guess what, Allah seolah mengabulkan doa saya. Hal yang nggak saya sangka adalah saya dapat mengunjungi Pabrik Mobil Mitsubishi dengan taraf Global.

Kompas.com Ajak Blogger Plant Tour ke 
Pabrik Mitsubishi Motors

Berawal dari undangan Kompas.com, akhirnya saya bisa mewujudkan salah satu resolusi hidup saya. Dan bicara soal mobil, keluarga saya memang punya chemistry tersendiri, maklum usaha keluarga memang di bidang transportasi. Karena itu, tak heran yang selalu jadi bahan diskusi kami adalah perihal kendaraan roda empat.

Dan beruntungnya saya terpilih menjadi salah satu dari 20 blogger yang diajak Kompas.com melihat langsung bagaimana produksi mobil di pabrik Mitsubishi.

Pagi hari sekali kami sudah berkumpul di halaman Bentara Budaya, samping menara Kompas. Alhamdulillah, cuaca hari itu sangat bersahabat dan mendukung kami berpetualang ke planet sebelah (a.k.a Cikarang).

Sekitar pukul 08.00 bis kami berangkat menuju Kawasan GIIC Cikarang. Perjalanan terasa sangat menyenangkan, kekerabatan yang dibangun begitu kental. Bahkan tim dari Kompas.com begitu ramah mendampingi kami layaknya keluarga.


Menjelang pukul 11.00 siang, kami mampir ke Telaga Seafood untuk sejenak beristirahat dan makan siang. Di sinilah keseruan kami dimulai. Sambil menikmati hidangan yang disajikan tim Kompas.com mengajak kami bermain games yang berhadiah voucher belanja.

Bukan hanya itu aja, kami juga dibekali pengetahuan Do and Dont’s yang wajib kami tahu sebelum menginjakkan kaki ke Pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).

Welcome to Pabrik MMKI

Tiba di MMKI kami disambut begitu ramah, para staff tak hentinya menundukkan kepala kala kami melewati mereka. Tersanjung rasanya.


Pabrik seluas 51 hektar ini memiliki kurang lebih 3000 karyawan. Hal yang luar biasa adalah tersedianya masjid yang cukup besar hingga mampu menampung 1000 orang. Itu membuktikan bahwa Mitsubishi juga mengakomodir kebutuhan karyawannya perihal beribadah.

Selain itu tersedia area parkiran yang luas, dengan kapasitas 200 mobil dan 400 unit motor.

Hal lain yang patut diacungi jempol adalah sepanjang area yang saya lewati, tak nampak sampah sedikitpun. Kebersihan pabriknya begitu terjaga. Ini tentu membawa dampak positif pada masyarakat yang tinggal di area sekitar pabrik.

Rahasia Dibalik Kesuksesan Xpander

Xpander yang berasal dari kata expand, memiliki arti memperluas (dalam banyak hal). Secara langsung Mr. Kyoya Kondo, selaku Presiden Direktur Mitsubishi Motors Indonesia menjelaskan bahwa, 
“Visi dan Misi Xpander adalah memperluas performa dan kegunaan. Kendaraan ini yang akan memperluas hidup. Xpander hadir dengan kabin yang luas dan mampu memberikan kenyamanan maksimal pada tujuh penumpang.”
Mr. Kyoya Kondo

Lebih lanjut, Mr. Kyoya Kondo mengatakan bahwa Mitsubishi Xpander tidak hanya diproduksi di Indonesia. Karena permintaannya yang tinggi dan melebihi expektasi maka, sesuai rencana 2018 nanti PT. MMKI akan mengeskpor Xpander ke berbagai negara di ASEAN, seperti: Thailand dan Filipina.

Mr. Takao Kato

Direktur Non Eksekutif MMKSI - Mr. Takao Kato juga menekankan bahwa Mitsubishi Motors akan terus menjaga kualitasnya meskipun jumlah permintaan sangat tinggi. Selain itu, Mr. Takao Kato juga menunjukkan denah Pabrik Mitsubishi yang sangat ramah lingkungan. Konsepnya yang environtment friendly plant, membuat proses produksi yang telah dilakukan dapat dipastikan tidak merusak lingkungan.

Rifat Sungkar

Rifat Sungkar, selaku Brand Ambassador Mitsubishi Xpander juga mengatakan bahwa Xpander seperti memenuhi kebutuhan masyarakat akan mobil dengan desain yang atraktif namun nyaman untuk dikendarai. Sesuai dengan taglinenya; “Your Next Generation MPV” maka tak heran jika Rifat jatuh hati pada Xpander.

Proses Pembuatan Xpander

Setelah menjalankan prosedur yang telah ditentukan, kami mulai berkeliling pabrik Mitsubishi dan melihat langsung bagaimana Xpander dirakit. Kurang lebih ada 5 tahapan yang dilalui hingga tercipta sebuah Xpander yang mengagumkan:

1. Stamping
Proses pertama dalam merakit Xpander adalah stamping. Stamping adalah proses pencetakan material besi agar menjadi bagian-bagian mobil, mulai dari body, chacis, dan lain-lain. Uniknya hampir semua proses stamping ini dilakukan dengan robot. Hal itu untuk menjaga efesiensi waktu dan mencegah terjadinya human eror.

berkeliling dan melihat proses produksi mobil di area yang telah ditentukan

2. Welding
Proses kedua yang dilalui adalah welding, di mana bagian-bagian mobil disatukan melalui proses pengelasan, mulai dari under body, side member, roof, engine hood, dan lain-lain.

Dalam proses ini, para pekerja dibekali dengan kacamata khusus, helm, sarung tangan dan apron, hal itu guna melindungi anggota tubuh dari cipratan bunga api yang ditimbulkan dari proses pengelasan.

3. Painting
Setelah proses welding selesai, dilanjutkan dengan proses pengecatan atau painting. Dalam proses ini, body mobil dicat sesuai dengan warna yang telah ditentukan.

Proses pengecatan yang dilakukan MMKI ini sungguh berbeda dari umunya, karena telah menerapkan robotic spray painting, sehingga warna yang dihasilkan berkualitas tinggi.

4. Assembling
Setelah painting selesai dilakukan, maka proses berikutnya adalah assembling atau dalam bahasa Indonesianya dikenal dengan istilah perakitan. Proses ini banyak melibatkan tenaga manusia, mulai dari pemasangan komponen, engine, aksesoris, kursi, roda, sampai semua utuh menjadi 1 unit mobil.

5. Quality Control
Setelah mobil utuh telah dirakit, maka quality control berperan untuk mengecek kualitas hasil produksi. Proses pengecekan dilakukan secara detail, mulai dari kekuatan hasil welding, kerapihan hasil cat, kelengkapan komponen dan aksesoris.
Setelah proses QC dilakukan, maka Xpander siap untuk di test drive.


XPander Membuat Rifat Sungkar Jatuh Cinta

Di kesempatan kemarin, pembalap kece Rifat Sungkar juga sharing dengan undangan yang hadir, bahwa terlepas dirinya didapuk sebagai brand ambassador, memang ia jatuh cinta beneran dengan Xpander. Bahkan ia menyatakan di rumah sampai memiliki 4 unit Xpander, yang digunakan oleh ayah, dan adiknya.


Berikut adalah kelebihan Mitsubishi Xpander yang membuat Rifat Sungkar jatuh hati:

  • Konsep omotenashi, di mana tersedia penyimpanan yang banyak (ada sekitar 19 titik penyimpanan)
  • Terdapat space kaki yang besar
  • Charging yang cukup banyak (titik positioning charging tersedia di mana-mana, mulai dari kursi depan, tengah hingga belakang)
  • Mesin bertenaga dan tentunya efisien bahan bakar (1500 cc dengan tenaga sesuai kebutuhan dengan torsi baik dan yang pasti irit)
  • Handling nyaman dan stabil
  • Konstruksinya diaplikasikan dan disempurnakan dengan handling yang nyaman untuk keluarga
  • Penampilannya extraordinary
  • Tersedia sistem keamanan aktif dan pasif
  • Tersedia ESS (Emergency Stop Signal)


Test Drive Xpander

Setelah apa yang dipaparkan Rifat Sungkar, jujur saya makin excited banget mencoba Xpander yang digadang-gadang sebagai MPV terlaris saat ini. Seperti kata Mr. Kyoya Hondo, Feeling is Believing maka nggak afdol rasanya kalau saya bilang Xpander ini bagus tanpa mencoba langsung kehebatan mobilnya.

Didampingi tim dari Rifat Drives Lab, saya dan teman blogger yang lain mencoba secanggih apa sih Xpander itu.

Karena belum memiliki SIM A maka saya hanya duduk di kursi belakang sebagai penumpang saja. Ada beberapa titik yang seru sekali ketika dilewati, di mana Xpander yang kami naiki melewati jalanan bersabun yang sangat licin, jalanan bergelombang, kelokan tajam, semua itu untuk menguji suspensi, rem dan aerodinamis Xpander.

Xpander melewati jalan berundak dan bergelombang (dok. istimewa)

Dari hasil test drive tersebut, ternyata bukan hanya Rifat Sungkar saja yang jatuh cinta, kini saya juga dibuat jatuh cinta dengan Xpander. Kursinya yang empuk, dan mobilnya yang lega membuat saya merasa nyaman. Belum lagi rem ABS yang oke, nggak bikin saya khawatir saat mobil terpaksa ngerem mendadak.

Xpander melewati jalan yang sangat licin (dok. istimewa)

Untuk harga sendiri, Xpander bisa dibilang terjangkau. All New Xpander tersedia dalam enam varian dengan harga mulai dari 189 juta untuk tipe GLX, 208 juta untuk GLS, 214 juta untuk tipe Exceed MT, 225 juta untuk Exceed AT, 237 juta untuk varian sport AT, dan tipe tertinggi, yaitu ultimate dengan harga 245 juta.

Conclusion

Dari hasil Mitsubishi Xpander Plant Tour kemarin, banyak banget informasi penting yang didapat dan kurangkum dalam beberapa point berikut ini:

  1. Pabrik MMKI berstandar global.
  2. Pabrik MMKI meningkatkan kapasitas produksi Xpander dan tetap menjaga kualitas.
  3. Pabrik MMKI merupakan pabrik Mitsubishi Motors terbesar ke-4 secara global.



Fiks dari Xpander plant tour kemaren, tambah lagi satu wishlistku di 2018 ini, ingin punya Xpander. Bantu aamiin ya dear ^_^

1 comment:

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D