Saturday, December 1, 2018

Menemukan Kebahagiaan dan Makna Perlindungan di VIVAlova Happiness Race

Hidup yang Tuhan rencanakan untuk kita adalah hidup yang bahagia dan sejahtera.

Setuju nggak dengan pernyataan di atas???

Aku sih setuju banget, walau pada kenyataannya kadang kepahitan dan kemalangan seringkali menimpa kehidupan kita. Tapi coba cermati lagi deh, apakah kemalangan dan kepahitan itu terjadi atas kehendak Tuhan semata? ataukah karena akibat dari kesalahan yang kita buat sendiri?

Ada pepatah yang mengatakan, hidup itu seperti permainan catur. Setiap langkah yang kita ambil dalam hidup ini ibarat langkah pion-pion catur. Jika salah mengambil langkah di awal permainan maka akan menyulitkan langkah kita berikutnya. Begitu pula dalam hidup, jika kita salah dan gegabah dalam mengambil keputusan, maka bisa dipastikan kehidupan kita akan jauh dari rasa aman dan bahagia.

Nah, bicara soal rasa aman dan bahagia, ada satu hal yang aku dapatkan dari perjalananku beberapa waktu lalu. Tour mengelilingi Kota Tua dalam acara bertajuk VIVAlova Happiness Race. Kota Tua, sebuah tempat yang mungkin dianggap biasa saja, nyatanya menyimpan sejuta makna dan sejarah tentang Ibukota.

Jelajah Kota Tua Bersama happyOne.id dan Viva.co.id


Acara dimulai sekitar pukul 09.00 dengan sambutan dari Pak L. Iwan Pranoto, Head of Communication & Event Asuransi Astra dan Ibu Lusi Liesdiani, Senior Vice President Digital Channel Asuransi Astra.

Dalam sambutannya Pak Iwan menjelaskan sedikit tentang happyOne.id dan alasan terselenggaranya acara ini. Menurut Pak Iwan, hidup itu seperti sebuah perjalanan, bagaimana endingnya tentu bisa kita persiapkan dari sekarang. Pak Iwan juga mengingatkan bahwa kita tidak hidup untuk hari ini saja, ada masa depan yang harus kita persiapkan dengan baik, agar kelak kita bisa hidup aman dan bahagia.

Dalam hati aku jadi berpikir, benar juga apa yang dikatakan Pak Iwan, selama ini aku hanya menjalani hidup dengan santai tanpa merasa perlu perlindungan T_T

Sebelum mulai tour, blogger yang hadir dibagi dalam beberapa team. Masing-masing team terdiri dari 5 orang blogger. Dan beruntungnya, aku tergabung dalam kelompok 8 yang berisi teman seru dan menyenangkan. Selain itu, kami juga telah dibekali asuransi oleh happyOne.id sehingga tidak perlu merasa khawatir jika terjadi sesuatu.

Terjadi sesuatu? Uppps bukan su’udzon lho, tapi memang kehidupan itu bagai roda berputar. Tidak selamanya selalu menyenangkan, kadang ada hal-hal yang mungkin mau tidak mau harus kita rasakan. Sehingga perlu proteksi yang mengubah hal itu menjadi sesuatu yang pasti, seperti happyOne.id.


Menemukan Kebahagiaan dan Makna Perlindungan di VIVAlova Happiness Race

DOKPRI: We Are Happy 

Kami memulai tour dari Historia Cafe mengitari kawasan Kota Tua. Dalam perjalanan kami didampingi oleh Tour Guide yang kami sapa dengan panggilan Uncle JP. Sepanjang perjalanan Uncle JP banyak menceritakan sesuatu yang tidak aku ketahui sebelumnya.

Seperti sisi lain dari sebuah kehidupan, begitulah Kota Tua terjabarkan. Melihat gedung bekas peninggalan Belanda, jujur aku agak sedikit kecewa. Walau masih kokoh berdiri tapi bentuknya sudah tidak kelihatan indah lagi. Mungkin bukan hanya kurang perawatan, tapi juga cuaca dan terkadang musibah yang mengubah rupanya menjadi tak elok di pandang mata.


DOKPRI: Sebuah bangunan peninggalan Belanda, yang kurang terawat kondisinya 

Hmmm, aku jadi membayangkan, apakah akan seperti itu rumahku nanti jika tanpa proteksi. Hancur karena musibah yang bisa saja terjadi tiba-tiba. Tentu saja aku tidak mau itu terjadi, rumah yang aku bangun bersama keluarga dengan penuh perjuangan, haruslah terjaga sampai aku beranak cucu nanti.

Keinginan itu nampaknya harus aku wujudkan dalam happyHome, yaitu sebuah proteksi dari happyOne.id yang memberikan perlindungan bagi rumah tinggal akibat terjadinya FLEXAS (Fire, Lightning, Explosion, Impact of Aircraft, Smoke) berupa biaya penggantian risiko. Setidaknya, jika nanti terjadi sesuatu pada tempat tinggalku (amit-amit), aku merasa lebih aman karena telah memproteksinya.


DOKPRI: Uncle JP Sedang menunjuk sebuah tempat yang tadinya adalah sekolah pada zaman penjajahan Belanda dulu

Setelah melihat gedung-gedung peninggalan Belanda, Uncle JP kemudian menunjuk sebuah tempat yang dahulu adalah sekolahnya orang-orang kulit putih Belanda dan anak pejabat pribumi atau bangsawan. Sedangkan rakyat biasa tidak diperkenankan mengenyam pendidikan kala itu.

Bisa tergambar betapa sedih dan menderitanya anak-anak yang tidak bisa bersekolah, jangankan lepas dari penjajahan, bahkan untuk lepas dari jerat kebodohan saja rasanya sulit sekali. Tidak heran jika Belanda menjajah kita sampai 350 tahun lamanya.

Tapi, aku rasa itu bukan hanya terjadi pada masa lampau. Saat ini, masih banyak anak-anak Indonesia yang tidak bisa mendapatkan pendidikan yang baik, hanya karena orang tuanya tidak mempersiapkan biaya pendidikan anaknya.

Lagi-lagi aku membayangkan salah satu produk dari happyOne.id yaitu happyEdu. Proteksi pendidikan yang memberikan perlindungan utama berupa santunan biaya pendidikan untuk anak apabila tertanggung utama meninggal dunia karena kecelakaan.


DOKPRI: Kim Tek Le atau Klenteng Petak 9 Glodok atau Vihara Dharma Bakti

Setelah mengelilingi kota tua, kami kemudian diberikan sebuah clue yang berisi petunjuk lokasi berikutnya yang harus kami datangi. Setelah diskusi memecahkan clue yang diberikan, akhirnya kami memesan ojek online menuju Kim Tek Le atau biasa disebut Klenteng Petak 9 Glodok.

Sampai disana, kami dibuat ternganga. Menurutku Kim Tek Le bukan hanya sekedar Vihara tempat umat Budha beribadah. Tapi menyimpan sejarah panjang tentang akulturasi budaya Betawi dan Tionghoa. Melihat langsung Kim Tek Le, nampak sekali jika sejak dulu kedua etnis ini hidup damai berdampingan.

Menurut sejarah yang ada, Kim Tek Le pernah terbakar tahun 1750, dan akhirnya dipugar kembali oleh Kapitan Oei Tji-Lo tahun 1755. Peristiwa Kebakaran yang terjadi seperti sebuah reminder, bahkan bukan tidak mungkin rumah yang kita diami saat saat ini berisiko hal yang sama. Ah, benar memang happyHome adalah solusi yang tepat untuk hal itu. 

DOKPRI: Mengagumi Kim Tek Le dan mengambil makna kehidupan

Tantangan Kim Tek Le selesai, kami dapat tantangan berikutnya, clue yang kami dapatkan mengharuskan kami menuju ke sebuah kedai kopi legenda di daerah Glodok. Yup, apalagi kalau bukan Kedai Kopi Es Tak Kie. Pecinta kopi pasti tahu, kemasyuran kedai kopi ini.

Bermodal maps dan bertanya pada orang sekitar, kami berjalan kaki sekitar 500 meter menuju Kedai Kopi Es Tak Kie, rasanya seperti pengalaman yang berharga. Menelusuri jalanan yag tidak aku tahu sebelumnya, terlebih jalanan daerah sana bisa dibilang cukup padat dan rawan.

Berulang kali Kak Yopi, teman sekelompokku mengingatkan agar kami waspada pada tas dan barang bawaan kami. Ya, tetap waspada dan jangan terlena saat kita melakukan perjalanan atau traveling adalah kunci utama keamanan kita.

Selang 10 menit kami tiba di Kedai Kopi Es Tak Kie. Peluh bersimbah di sekujur tubuh, maklum cuaca Jakarta saat itu amat terik menyengat. Segelas Es Kopi Susu Tak Kie, seperti penawar dahaga kami. Rasanya jangan ditanya, segar dan nikmat, nggak heran jika kedai kopi yang berdiri sejak tahun 1927 ini selalu ramai pengujung. Selain kopi yang disajikan rasanya nikmat, kopi ini juga aman di lambung.

Nama Tak Kie sendiri berasal dari kata ‘Tak’ yang berarti orang yang bijaksana, sementara ‘Kie’ berarti mudah diingat orang. Lagi-lagi sebuah filosofi yang mengingatkanku akan makna kehidupan.


DOKPRI: Foto bersama #HappyTeam8 di Kedai Kopi Es Tak Kie

Tantangan berikutnya kembali kami terima. Kami diharuskan menuju sebuah kedai teh legenda, dimana terdapat tradisi minum teh bersama secara gratis, yaitu Patekoan.

Disinilah petualangan sesungguhnya dimulai. Seharusnya kami menuju gedung Pancoran Tea House, tempat tradisi Patekoan dilaksanakan. Tapi entah kenapa kami malah menuju Vihara Patekoan.

Berjalan kaki dengan jarak yang lumayan jauh, mengikuti instruksi orang-orang sekitar, dan waktu tahu kami salah lokasi itu rasanya seperti sudah berusaha memproteksi diri, tapi salah pilih perusahan asuransi. Nyesek gaes!

Tapi, apa mau dikata, kami tetap harus menuju lokasi yang diminta. Akhirnya dari Vihara Patekoan kami menaiki bajaj menuju Pancoran Tea House. Tidak tanggung-tanggung kami naik bajaj langsung ber-5. Untuk mempersingkat waktu agar kami tidak terpencar di tengah perjalanan.


DOKPRI: Foto di depan Pancoran Tea House bersama #HappyTeam 8

Rasanya seru dan menakjubkan. Nyatanya momen itulah yang terus kami kenang dan jadi bahan candaan. Kesulitan yang kami lalui membuat kedekatan satu sama lain, dan bagaimana kita saling bahu-membahu memecahkan masalah yang ada.

Ternyata memang benar, sejatinya sebuah perjalanan bukan hanya tentang kesenangan tapi juga perenungan. Bagaimana kita mau mengambil hikmah dan bersyukur akan semua nikmat yang telah Tuhan anugerahkan.

Mengalami hal-hal menakjubkan selama perjalanan, aku jadi berpikir. Rasanya penting juga memproteksi diri saat kita pergi traveling. Produk happyTrip dari happyOne.id memberikan rasa aman dan perlindungan atas risiko sebelum dan selama perjalanan dalam ataupun luar negeri.

Perjalanan kita akan terasa lebih aman dan menyenangkan karena berbagai kemungkinan masalah seperti kecelakaan, kehilangan bagasi dapat tercover melalui happyTrip.



Yes, mission accomplished. Akhirnya semua misi telah terselesaikan. Saatnya kami kembali ke lokasi awal. Happy rasanya sukses menginjakkan kaki di garis finish. Rasa capek mengitari Kota Tua dan tempat-tempat ‘legenda’ terbayarkan dengan makan siang yang nikmat.

Sambil menikmati makan siang yang kesorean, aku dan teman sekelompok berdiskusi tentang perjalanan yang kami lakukan tadi. Satu hal yang aku sadari, perlindungan diri saja rasanya tidak cukup untuk mewujudkan rasa aman dan bahagia di hari tua nanti.

Walaupun aku sudah terdaftar sebagai pemegang polis happyMe yang memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan diri, tapi rasanya aku juga membutuhkan produk dari happyOne.id lainnya seperti happyHome, happyEdu dan happyTrip.

Bukan apa-apa, hidup kan harus penuh dengan persiapan, semakin matang persiapan yang kita lakukan, maka semakin dekat kita dengan rasa aman dan bahagia di masa depan, ya nggak?



Rasa terimakasih yang besar aku haturkan atas terselenggaranya acara VIVAlova Happiness Race kerjasama happyOne.id dan Viva.co.id #1Newstainment. Banyak hal yang aku dapat dan aku pelajari, mulai dari makna hidup, sejarah, pendidikan, wisata, sampai pentingnya proteksi diri.


happyOne.id, Proteksi Diri yang Bikin Kita Happy


Bicara soal proteksi diri, awalnya jujur aku agak skeptis terhadap asuransi. Pikirku dulu asuransi hanya buang-buang uang saja. Tapi ternyata, setelah tahu yang sebenarnya, aku menyesal kenapa tidak membeli polis dari dulu.

Alhamdulillah, kini aku mengenal happyOne.id yang merupakan produk digital terbaru dari Asuransi Astra. Yang aku suka dari happyOne.id adalah mampu memenuhi kebutuhan perlindungan kita, yang pembeliannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sesuai dengan taglinenya "My All in One Insurance".

Baca Juga: Asuransi yang Bikin Happy? Ya, happyOne.id!

Bukan hanya itu aja, sejalan dengan digital journey, happyOne.id juga dapat diakses secara fleksibel kapanpun dan dimanapun melalui website yang hanya membutuhkan satu id atau OneID untuk melakukan pembelian hingga cek riwayat polis.


Informasi detail tentang happyOne.id juga bisa dilihat di websitenya. Aksesnya gampang dan cepat, selain itu semua informasi seputar produk, klaim, dan pembelian polis juga tinggal cek aja di www.happyone.id.


Menurutku, happyOne.id adalah salah satu terobosan yang luar biasa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan proteksi masa depan. Benar memang apa yang dikatakan Pak Iwan, untuk mengetes sebuah perusahaan Asuransi baik atau tidak, hubungi saja CS nya malam-malam, jika responsif, maka keputusan kita membeli polis disana sudah tepat. Dan hal itulah yang kemudian aku temukan di happyOne.id. CS yang sangat repsonsif dan sangat membantu, membuatku merasa #BeTheHappyOne



For More Information
happyOne.id
www.happyone.id
IG: @hapyOne.id 





19 comments:

  1. Happyone id ini emang asuransi yang bagus banget mbak. Bukan hanya preminya yang murah saja. Proses yang cepat dan varian produknya yang banyak memudahkan banget untuk kita memilih sesuai dengan yang dibutuhkan kapan pun dan dimana pun

    ReplyDelete
  2. Seru ya perjalanan rame2 bareng2 menjelajah berbagai lokasi jadi banyak kesan mendalaminya. Kota Tua tak sekadar bangunan yang melegenda.
    Ada banyak rekomendasi tujuan lain jadinya.

    ReplyDelete
  3. Seru banget sih ka ikutan race gini.. terlihat semua happy dan mengenakan topi warna-warni yang mewakili happyoneid untuk memberikan kebahagiaan untuk setiap orang

    ReplyDelete
  4. Ai, seru dan ceria liat foto kalian noh, enak ya bisa jalan bareng , hobi foto pulak, hihihi

    ReplyDelete
  5. Senang ya bisa mengetahui tempat-tempat menari di Kota Tua apalagi bersama dengan satu tim orang-orang yang menari dan kita kenal tentu menyenangkan

    ReplyDelete
  6. wah, seru banget jalan-jalannya, setelah ini harus banget nih kepoin produknya happyone, produknya keren.

    ReplyDelete
  7. Aku suka liat beberapa gedung tua di sana jadi gudang barang dagangan, sayang banget yak.
    Setuju,
    Enak gak enak jalan hidup kita udah jadi ketentuan Allah yg penting udah berusaha dan selebihnya berserah diri dan nyari berkahNya aja itu lebih dari cukup ya kan ������

    ReplyDelete
  8. Bisa eksplor banyak tpt menarik ya di kota tua ..jd oengwn main ke sana lagi...

    ReplyDelete
  9. Kita berusaha tapi Tuhan yang memutuskan.Usaha kita adalah melindungi diri dari hal buruk ya.

    ReplyDelete
  10. Cakep ini judul tulisannya kak, karena sang pencipta sudah menciptakan kita dalam kondisi terbaik tinggal bagaimana kita mengisi hidup ini ya salah satunya pilih asuransi yang bikin happy.

    ReplyDelete
  11. Jalan-jalan ke tempat wisata memang sangat menyenangkan, apalagi kalau rame-rame. Begitu juga kalau ke Kota Tua, Jakarta. Saya sangat suka dengan suasana dan nuansa sejarah. Ups, jalan-jalan juga harus ada proteksi diri supaya tenang.

    ReplyDelete
  12. Penting sekali merencanakan proteksi di masa depan supaya tenang.. :)

    ReplyDelete
  13. Seru ya jalan-jalan ke destinasi budaya, yang muda-muda jadi tahu budaya para leluhurnya, kulinernya.

    ReplyDelete
  14. Seneng bngt nih bisa mnjelahah KoTu Dan sekitaran pdhl deket ya tp blum pernah kesemua tempat

    ReplyDelete
  15. Asyik banget sih bisa jelajah di kotu dan sekitarnya. Aku malah belum pernah ke sekitarnya itu. Paling mentok ke Pelabuhan Sunda Kelapa 😁

    ReplyDelete
  16. Tempo hari saya pernah ke Kota Tua tapi belum puas karena saya datangnya malam hari.. Gak bisa naik sepeda ala Noni Belanda..

    ReplyDelete
  17. Wah asik Nn oh acaranya, aq udh lm bgt nih gak jjs ke kotu selalu ada sensasi tersendiri jika kesana apalagi klo malam rame bgt btw dulu aq sering banget ke gedung tua bangunan zaman Belanda itu waktu masih aktif disalah satu partai tapi masih terawat sekarang sepertinya sudah kurang terawat ya.

    ReplyDelete
  18. Padahal ini deket bnget ya tapi Blum pernah explore sekitaran KoTu mau banget jadinya

    ReplyDelete
  19. Pengen juga punya asuransi happy one ini, bisa mengcover semuanya dan harga terjangkau :)

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D