Aku tuh tipe orang yang percaya satu hal: liburan itu bukan reward, tapi kebutuhan.
Bukan karena sok healing atau ikut-ikutan tren, tapi karena ada fase hidup di mana kepala penuh, hati capek, dan satu-satunya cara buat reset adalah… pergi. Bisa ke pantai, gunung, atau sekadar city escape yang jaraknya nggak terlalu jauh.
Dan jujur aja, aku termasuk yang gampang tergoda itinerary. Begitu lihat foto destinasi di media sosial, otak langsung mikir, “Kayaknya aku butuh ke sana deh.”
Masalahnya satu: traveling itu mahal ðŸ˜
Dan semakin ke sini, aku makin sering nemu kalimat ini, baik dari teman, followers, bahkan dari diri sendiri:
“Pengen liburan, tapi kok rasanya tiap pergi malah bikin tabungan menipis ya?”
Kalau kamu juga pernah ada di fase itu, welcome.
You’re not alone.









