Aku selalu punya kebiasaan kecil kalau lagi di jalan: memperhatikan wajah-wajah di balik helm hijau atau oranye yang melintas cepat di antara kemacetan. Mereka yang kita kenal sebagai ojek online, atau akrab disingkat ojol adalah denyut paling nyata dari ekonomi digital hari ini. Pesan makan tinggal klik, kirim barang tinggal tunggu, berangkat kerja tinggal pesan. Praktis. Cepat. Efisien.
Tapi di balik semua kemudahan itu, ada cerita yang nggak selalu kita lihat.
Jam kerja panjang. Target harian yang kadang bikin deg-degan. Ditambah lagi biaya bensin, kuota, cicilan motor, dan tentu saja… servis kendaraan yang nggak bisa ditunda. Karena buat mereka, motor bukan sekadar alat transportasi. Motor adalah dapur yang harus terus ngebul.
Dan di momen Ramadan 1447 H ini, aku merasa hangat membaca kabar dari Dompet Dhuafa yang menghadirkan program BerOjol (Berkah Untuk Ojek Online). Sederhana tapi dampaknya nyata: servis motor gratis untuk 1447 pengemudi ojol di wilayah Jabodetabek.








