Tuesday, August 14, 2018

Grand Launching LVF Cosmetics Aura Lip Lacquer: Seru dan Berkelas

Inner beauty is great but a little lipstick never hurt ~ Kolorelle

Bisa dikatakan lipstik adalah favorit item yang selalu dibawa kaum hawa dalam tas. Contohnya ya aku, setiap mau pergi, aku selalu membawa beberapa jenis dan shade lipstik. Nah bicara soal, jenis lipstik atau pewarna bibir ada satu jenis yang sedang tren saat ini, yaitu lip lacquer.

Lip lacquer adalah pewarna bibir dalam bentuk likuid, yang merupakan kombinasi lipstik dan lip gloss. Saat ini, lip lacquer sedang tren banget, karena lip lacquer terkenal tahan lama di bibir, nggak seperti lipstik biasa. Bentuknya cair, tapi ketika dioleskan ke bibir teksturnya berubah menjadi matte alias tidak mengkilap.

Lip lacquer yang sedang diminati kaum hawa itu kemudian menjadi latar belakang diluncurkannya LVF Cocmetics Aura Lip Lacquer beberapa waktu lalu. Dan happy banget aku menjadi salah satu Beauty Influencer Indonesia yang diundang di grand launchingnya.

Monday, August 13, 2018

Belajar Bijak Kelola Keuangan Melalui Kampanye #IbuBerbagiBijak


Bapak adalah menteri tenaga kerja dan ibu adalah menteri keuangan.
Ada yang setuju dengan istilah itu?
Nyatanya memang iya ya... Ayah bertugas mencari nafkah sedang ibu mengelola keuangan. Ada yang sukses ada juga yang tidak.

Bicara soal mengatur keuangan, aku punya cerita yang mungkin bisa jadi pembelajaran untuk kita semua. Dahulu ekonomi keluargaku bisa dibilang tidak terlalu baik. Pekerjaan ayah kurang memungkinkan untuk mencukupi kebutuhan aku dan adik-adik yang kian bertambah besar. Terlebih ibu juga makin hari semakin banyak keinginannya. Maklum perempuan memang sering melihat rumput tetangga lebih hijau.

Ibu sering iri melihat tetangga memiliki barang-barang baru. Tak jarang hal itu menimbulkan pertengkaran. Aku sebagai anak sejujurnya bingung apa yang bisa kulakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Saturday, August 11, 2018

Kurbanesia 2018: Proses QC yang Ketat Bikin Pengen Kurban di THK Dompet Dhuafa Aja



Lombok dilanda gempa, hati kita semua pun berduka
Sedih rasanya mendengar kabar, Lombok dilanda gempa berkekuatan 5 SR, itu terjadi bukan hanya sekali tetapi berkali kali. Rasanya kita semua berduka melihat begitu banyak korban yang tentunya membutuhkan uluran tangan kita.

Beberapa komunitas yang aku ikuti kemudian membuka penggalangan dana untuk masyarakat lombok. Saat ingin berpartisipasi, tiba-tiba salah seorang temanku nyeletuk, “Sebentar lagi kan Idul Adha, kenapa kita nggak sekalian Kurban di Lombok aja?”. Ide yang menurutku, sungguh baik dilaksanakan.

Tidak lama setelah ide Kurban untuk Lombok tercetuskan, aku mendapat undangan dari Dompet Dhuafa untuk mengikuti SocioTrip Kurbanesia sekaligus melihat langsung bagaimana proses quality control kambing dan domba yang siap untuk di kurban-kan.

Wednesday, August 8, 2018

Review Facial Mikro Vit. C di JT Clinic HI: Karena Cantik Itu Hasil Perawatan Bukan Editan


Cantik itu dirawat bukan diedit.
Setuju nggak? aku setuju pakai banget.

Teknologi smartphone saat ini yang dilengkapi dengan fitur beauty camera, jujur sering bikin bingung. Pernah di suatu kesempatan, aku bertemu dengan teman lama yang selama ini intens berkomunikasi hanya via sosial media saja. Dan ketika kopi darat, ya ampun... kaget bukan kepalang.

Ternyata foto-foto yang terpampang di sosial medianya jauh dari penampakan aslinya. Di situ aku merasa kecewa. Kenapa ya, banyak orang yang ingin cantik tapi justru melalui cara instant dengan mengedit foto. Padahalkan kalau bertemu dan melihat aslinya langsung, tentu akan menimbulkan rasa kecewa.

Belajar dari hal itu, sebisa mungkin aku mulai merawat wajah dan juga tubuh. Agar bisa terlihat cantik bukan karena hasil editan, tapi perawatan. Bak gayung bersambut, pas lagi getol-getolnya perawatan, aku diundang BPlus Community untuk berkunjung ke klinik kecantikan baru di daerah Harapan Indah Bekasi. Aku bersama 10 blogger yang lain, berkenalan dengan Owner JT Clinic, yaitu dr. Hj. Juni Tjahjati.

Sunday, August 5, 2018

Ubah Sampah Jadi Emas? Emang Bisa???



Mengubah sampah jadi emas???
Memang bisa ya? Itulah kali pertama yang terucap saat aku menginjakkan kaki di daerah Tarumajaya, Desa Jati Asih, Bekasi, tempat peresmian Bank Sampah dan Taman Desa dengan tema “The Gade Clean & Gold”.

Program yang digagas bank sampah ini, mengubah sampah rumah tangga menjadi tabungan emas. Dengan adanya program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Jadi, masyarakat bisa menjual sampah rumah tangganya dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian.