Saturday, May 19, 2018

Cegah Jerawat dengan 1 Langkah Bersih Garnier Micellar Oil Infused Cleansing Water


Punya kulit mulus bebas jerawat pasti idaman semua orang. Terlebih bagi wanita. Nah, aku mau cerita tentang pengalamanku ngatasin jerawat yang baru-baru ini aku alami. Jadi dulu, kulitku tipikal yang jarang jerawatan dan terbilang bagus-bagus aja.

Selama ini kalo pergi-pergi ya paling cuma pakai sun protector dan bedak. Tapi semenjak jadi blogger dan harus attend event-event yang ciamik. Rasanya bakal kebanting kalo aku cuma bedakan doang. Jadilah aku mulai kenalan sama yang namanya foundation, concealer, dan lain-lain. Belum lagi polusi yang aku dapet di jalan seiring aktivitas mobileku. Semua itu pada akhirnya menimbulkan jerawat di wajah.

Bukan cuma 1-2 jerawat, tapi puluhan. Dan jerawatku adalah tipikal yang menimbulkan bekas noda hitam di wajah dan itu sangat mengganggu. Jujur saat itu aku sempet nggak pede dan cari-cari solusi dari masalah jerawatku itu.

Friday, May 18, 2018

Bingung dengan Pembukuan Bisnis? Yuk Kenalan dengan Lamikro


Banyak orang yang bilang, pengusaha itu fokus ke bisnis bukan teknis. Tapi bagi saya itu tidak sepenuhnya benar. Jangan lupa, bahwa banyak juga pengusaha-pengusaha yang pada akhirnya mengalami masalah dalam bisnisnya hanya karena melupakan masalah teknis.

Contohnya saya alami sendiri, beberapa tahun lalu, saat masih kuliah S1, saya membuka bimbingan belajar sendiri. Dengan modal 15 juta, saya sewa ruko, mendesain tempat dan merapihkannya sendiri.

Saat itu, saya berpikiran bisnis yang bagus, adalah bisnis yang dibuka, bukan yang ditanya-tanya. Orang tua saya juga kerap mengingatkan, bisnis itu tidak langsung enak, ada lelah dan pahitnya ketika membangun di awal-awal.

Karena sadar akan hal itu, saya berusaha untuk mengatasnya sendiri. Semua peran saya kerjakan. Mulai dari, marketing, guru pengajar, resepsionis, sampai OB. Lelah? Pasti. Keteteran? Tidak bisa dipungkiri.

Thursday, May 17, 2018

Perempuan Harus Dukung Rokok Mahal di Indonesia


ROKOK. Banyak orang yang menyebutnya si Tuhan 5 senti. Karena tak peduli betapa bahaya kandungannya tetap dibeli. Tak peduli berapa banyak biaya yang akan dihabiskan sia-sia tetap orang mengonsumsi.

Inilah fakta dan realita yang saat ini kita hadapi. Menurut data yang dihimpun WHO dalam Global Youth Tobbaco Survei, 2014, Indonesia adalah negara dengan jumlah perokok remaja tertinggi di dunia. 20% dari total seluruh pelajar SMP di Indonesia berusia 13-15 tahun sudah pernah merokok.

Bukan hanya itu saja, jumlah kematian akibat konsumsi tembakau menjadi 240.618 orang per tahun atau 13,9% kematian. Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi, jumlah perokok pasif di Indonesia mencapai 96 juta jiwa yaitu 54% wanita dan 56% balita usia 0-4 tahun.

Penyebabnya tidak lain dan tidak bukan adalah harga rokok yang masih terbilang murah di Indonesia. Menurut temuan WHO, Indonesia menjadi negara dengan harga rokok termurah di dunia. Di Indonesia terdapat rokok dengan harga Rp. 5000/Bungkus, berarti jika per bungkusnya minimal Rp.10.000, harga sebatangnya hanya Rp.500. Jika di rata-rata seluruh merk rokok, per batangnya hanya sekitar Rp. 1000, dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan rokok murah per batangnya bahkan di ASEAN.

Suzuki All New Ertiga, Mobil Idaman untuk Mudik Lebaran


Banyak orang yang bilang, kebahagiaan di hari raya adalah saat pulang ke kampung halaman. Tapi bagiku tidak demikian. Aku pernah punya pengalaman yang bikin aku kapok mudik saat hari raya. Tepatnya 4 tahun yang lalu, aku bersama keluarga mudik ke Pemalang.

Kami berangkat di hari kedua lebaran dan Alhamdulillah tidak terlalu terjebak macet. Tapi, keberuntungan tidak memihak saat hendak pulang ke Bekasi. Kami terjebak macet arus balik yang luar biasa panjang dan melelahkan.

Bayangkan saja, perjalanan Pemalang - Bekasi yang normal ditempuh 6 - 7 jam berubah menjadi 28 jam. 2 hari 1 malam, aku terjebak di mobil yang sempit dan penuh sesak oleh anggota keluarga.

Belum lagi, nasib apesku yang duduk di kursi paling belakang. Selama perjalanan dengkulku harus menekuk karena posisi kursi yang sempit. Punggung juga terasa nyeri karena tidak bisa diluruskan.

Perjalanan mengerikan selama 28 jam itu, fiks bikin aku sedikit trauma mudik di hari raya. Makanya sudah 3 tahun ini aku memutuskan untuk tidak pulang ke Pemalang saat libur lebaran.

Tapi, sepertinya aku menemukan solusi dari traumaku akan perjalanan mudik. Beberapa hari lalu, aku bersama teman-teman blogger, diajak Kompas.com mampir ke pameran Suzuki di Summarecon Mall Serpong. Di sana aku coba inovasi terbaru dari PT. Indomobil Suzuki International, yaitu All New Ertiga.

Wednesday, May 16, 2018

Jatuh Cinta pada Bonanza Beef Bakso


Banyak orang yang bilang bakso itu cuma punya dua kemungkinan: enak atau enak banget. Padahal nggak begitu ya. Walau bakso adalah makanan favoritku, nyatanya dua hal ini tidak selalu aku temui. Pernah satu kali aku makan bakso di depan tempat wisata Monas. Karena sudah keburu lapar, akhirnya makanlah aku di salah satu kedai bakso di pelataran luar Monas.

Tanpa ekspektasi macam-macam, aku pesan semangkuk bakso dan ternyata begitu tiba, aku kaget luar biasa. Bakso yang dipesan tidak enak rasanya dan susah dibelah. Belum lagi ada drama baksonya loncat dari mangkok.

Dalam hatiku, pasti ada yang nggak beres dengan bakso ini. Memang dilihat sekilas baksonya terlihat putih bersih, berbeda dengan bakso biasanya yang kecoklatan. Bukan sampai di situ saja, ketika membayar aku juga dibuat kaget dengan harganya yang mahal. Dari situ aku trauma makan bakso di tempat sembarangan.

Lain lagi dengan cerita temanku. Ia sering kali makan di salah satu kedai bakso. Sepertinya kedai itu merupakan kedai bakso favoritnya. Sampai suatu ketika, kedai baksonya digerebek karena menggunakan daging tikus. Dari situ ia kehilangan nafsu makan. Setiap melihat bakso yang terbayang adalah daging tikus yang tak sengaja ia makan. Hal itu cukup membuatnya trauma pada bakso.