Friday, March 15, 2019

Serunya Bloggerday 2019: Belajar Melawan Phobia Ketinggian di Trans Studio Bandung


Belajar melawan phobia ketinggian dan pikiran buruk adalah dua hal yang nggak pernah aku bayangkan saat mengikuti Bloggerday 2019. Nyatanya, dua hal itulah yang justru aku dapatkan. Ibarat rezeki yang nggak pernah aku sangka-sangka sebelumnya.

Bloggerday 2019, sebelumnya yang ada di kepalaku hanyalah senang-senang. Bersilaturahmi bersama 100 Blogger hebat dari berbagai kota, dan juga bermain di wahana terbaik di kota Bandung. Tapi ternyata Allah memberi lebih dari apa yang aku bayangkan. Mungkin itulah esensi dari silaturahmi.

Day 1

Sabtu Pagi, Siap Berangkat dengan Si Burung Biru, Blue Bird Group

source: instagram Bloggercrony

Sekitar pukul 06.00 pagi kami berkumpul di titik yang telah ditentukan. Ada sekitar 50 blogger Jabodetabek yang berkumpul di titik itu, karena selebihnya berasal dari kota lain.

Saling sapa dan lempar senyum, semuanya tampak sumringah menyambut Bloggerday. Alhamdulillah perjalanan kami lancar, nyaman dan menyenangkan. Jakarta-Bandung kurang lebih ditempuh hanya dalam 4 jam.

Jujur, ada hal yang agak aku takutkan sebelumnya terkait perjalanan. Bloggermate-ku Natara paling nggak bisa lama-lama naik bus. Pasalnya di selalu mual bahkan muntah. Sedangkan aku, kalau lihat ada yang muntah bisa ikut-ikut mual.

Nah, sejak berangkat aku was-was akan hal ini. Tapi Alhamdulillah. Begitu bus jalan nyatanya aku dan Natara tertidur lelap di bus, dan sama sekali nggak ada tragedi mual atau muntah. Bisa jadi hal itu karena kenyamanan Bus Blue Bird Group yang membuat kami nyaman diperjalanan bahkan menikmati tidur kami dengan baik. Alhamdulillah....

Welcome to Bandung....


Tiba di Bandung, rasanya nggak sabar untuk langsung main di Trans Studio. Karena nggak ingin buang-buang waktu, kami makan dan istirahat di sekitar lokasi aja.

Gimana nggak excited coba, Wahana Trans Studio Bandung adalah salah satu indoor theme park terbesar di dunia lho. Masuk ke dalam TSB aku dibuat terpukau, karena main di sana nggak perlu takut panasnya sinar matahari atau basah karena hujan. Bener-bener #BebasSepanjangMusim.



Menurutku TSB memiliki keunikan tersendiri, pasalnya wahana yang ada terbagi dalam 3 Zona, yaitu Zona Studio Central, Zona Lost City, dan Zona Magic Corner. Zona ini memberikan sensasi yang berbeda-beda, jadi orangtua dan anak-anak semua bisa menikmatinya.
  • Zona Studio Central yang bertema gemerlap dunia layar lebar di mana di dalamnya terdapat berbagai wahana yang cukup menguji adrenalin seperti Racing Coaster, Pemburu Badai, Vertigo, dan Giant Swing.
  • Zona Lost City, bertema pedalaman hutan Amazon dengan wahana jelajah dan Pirate Ship yang bisa dinaiki mengelilingi area TSB dari ketinggian.
  • Zona Magic Corner, bertema magis dan imajinasi. Di mana terdapat wahana Dunia Lain dan area SoftCosplay Captain Black Heart Ship.

Entah berapa total wahana yang aku naiki, yang jelas aku sangat puas bermain di sana. Oh iya, ada satu hal yang sangat spesial dan pengalaman ini tidak aku rasakan di taman bermain lainnya, yaitu belajar melawan phobia ketinggian.


Melawan Phobia Ketinggian di Trans Studio Bandung


Teman-teman yang mengenalku secara personal tentu tahu, betapa takutnya aku terhadap ketinggian. Jangankan bermain di wahana yang memacu adrenalin, jalan di jembatan penyebrangan aja kadang bikin lututku gemetar.

Namun, ada yang lain saat aku menikmati wahana yang berada di Zona Lost City TSB. Tiba-tiba aku tergugah untuk belajar melawan phobiaku. Hal yang sebelumnya tak pernah berani aku lakukan.

Mungkin karena suasana Bloggerday yang begitu menyenangkan, kemudian aku ditemani oleh teman-teman Blogger yang mensupport dan menyemangatiku untuk coba melawan ketakutanku, dan juga rasa aman terhadap wahana yang aku naiki di TSB.



Pirate Ship, wahana yang paling berkesan untukku. Sebuah perahu layar yang bisa dinaiki untuk mengelilingi area TSB dari atas ketinggian. Awalnya aku ragu, apakah aku berani atau tidak. Bagaimana jika nanti, aku gemetar, pusing, mual atau bahkan pingsan.

Berbagai ketakutan itu terus menghantuiku, namun Mba Mellysa, Natara dan Kak Gita tak hentinya menyemangati.

“Bismillah Miss, dicoba dulu ini wahananya aman dan nggak serem kok”, Mba Mellysa menyemangati.

Nov, nanti lihatnya jangan ke bawah, tapi sejajar pandangan mata aja, Insya Allah nggak serem deh,” Kak Gita memberi tips.

Sini Mba pegang tanganku aja, biar tenang”, ucap Natara sembari mengulurkan tangannya.

Seketika hatiku merasa tersentuh, ada perasaan hangat dan nyaman, betapa mereka mensupport dan memberikan rasa aman. Ketakutan itu sejatinya ya harus dilawan, dan melawannya akan lebih mudah jika mendapat dukungan dari orang-orang sekitar.


Muka ketakutan naik Pirate Ship (bersama Mba Melysa, Kak Gita dan Natara)

Alhamdulillah, ketakutanku tidak terbukti. Aku bisa menikmati wahana Pirate Ship dengan baik. Bahkan sekarang kalau ditantang untuk menaikinya lagi, aku akan jawab ‘Yes’. Walau phobia ketinggianku belum hilang 100% tapi setidaknya kini aku berani mencoba untuk belajar melawannya.

Dunia Lain yang Menyeramkan

Hal lain yang nggak kalah seru adalah saat memasuki wahana Dunia lain. Kami yang semula berani mendadak takut saat mencium aroma melati di depan wahana. Aroma melati yang menusuk membuat suasana makin terasa mencekam.



Akhirnya, kami kompak berpegangan tangan dan memberanikan diri, masuk ke dalam. Rupanya wahana Dunia Lain seperti rumah hantu, namun bedanya pengunjung berkeliling dengan naik kereta bukan berjalan kaki. Berbagai penampakan, lengkap dengan teriakan-teriakan menakutkan menjadi tantangan tersendiri.

Hal ini juga menjadi challenge buatku. Secara, aku ini orang yang sangat penakut. Sampai dengan hari ini, nonton film horor aja bisa dihitung pakai jari saking takutnya. Namun, kemarin karena terbawa suasana seru bersama teman blogger lainnya, rasa takut itu lagi-lagi pupus.

Sebenarnya, banyak lagi wahana seru lainnya yang rasanya terlalu panjang jika dijelaskan di postingan ini. Intinya, kalau ingin merasakan keseruannya kamu harus coba datang langsung ke Trans Studio Bandung. Bukan cuma wahana lho, TSB selalu rutin menggelar mini show yang diperankan langsung para talent TSB.



Menampilkan musik dan tarian yang lucu serta menggemaskan, membuat anak-anak sampai tak lepas pandangannya bahkan sampai ada yang bersorak kegirangan saking bisa bertemu karakter idolanya. Parade Trans Studio Bandung benar-benar sangat memukau.

Pasti pada nanya deh, berapa harga tiket Trans Studio Bandung? Tenang aja, TSB yang dianugerahi Destinasi Wisata Terbaik Kota Bandung ini harga tiketnya ramah dikantong kok. Untuk hari Senin – Kamis Rp. 180.000, Hari Jumat Rp. 200.000, dan untuk weekend serta hari libur nasional Rp. 280.000. Harga tersebut sudah termasuk bermain di semua wahana TSB dan menyaksikan berbagai pertunjukan yang ditampilkan. Oh iya, untuk jam bukanya, 10.00 – 18.00 untuk weekday, dan jam 10.00 – 19.00 untuk weekend.

Day 2


Bloggerday hari kedua tentunya nggak kalah spesial dari hari pertama dong. Pagi-pagi sekali kami sudah berada di Crowne Plaza Hotel Bandung. Pasti udah pada tahu deh, sama hotel yang hype banget di kalangan traveler.



Sebagai hotel bintang lima di Bandung dan bagian dari InterContinental Hotel Group (IHG), Crowne Plaza Bandung menawarkan standar tertinggi dalam fasilitas dan layanan untuk memanjakan tamu bisnis dan modern. Hal itulah yang aku rasakan langsung. Mencoba beberapa fasilitas yang ada dan disambut dengan ramah oleh para staff, membuat kesan mendalam terhadap Crowne Plaza Bandung ini.

Well, kini aku paham, betapa kalimat, “We’re All Business, Mostly” yang merupakan slogan dari Crowne Plaza Bandung mampu membuat traveler jatuh hati. Pasalnya Crowne Plaza Bandung sukses membuktikan diri sebagai brand hotel bisnis yang tidak hanya fokus pada fasilitas dan pelayanan business traveler tapi juga mendukung fasilitas rekreasi dan lifestyle.

Lebih dari 270 kamar tamu eksklusif dengan 8 jenis kamar ditawarkan di hotel ini. Mulai dari Deluxe Room, Club Room, Premier Room, Junior Suite, Executive Suite, Grand Suite, Family Suite dan Pajajaran Suite dengan jangkauan harga mulai dari Rp. 1.400.000++.



Bukan hanya kamar yang mempesona, fasilitas pendukung lainnya juga dirancang untuk berbagai acara-acara khusus seperti convention, pameran, gala dinner, serta resepsi pernikahan. Tinggal pilih dan sesuaikan mau pakai Braga Ballroom, Dago Meeting Room, Pasteur Meeting Room, Lembang Meeting room ataukah Business Center.

Bisa dibilang, agenda kami di hari kedua cukup padat. Ada beberapa ‘kuliah singkat’ seputar stress management dan teknik menulis cepat. Namun, aku bisa dengan nyaman menyimak materi yang dijabarkan karena memang ruangan yang digunakan untuk acara begitu nyaman, sejuk dan luas. Terlebih wifi-nya super kenceng lho.

Di jam istirahat, aku bersama teman lainnya sejenak menikmati udara segar di area swimming pool. Asli indah banget, terlihat pemandangan kota Bandung dari atas. Aku jadi membayangkan, andai aku bisa extend dan stay cation di sini, duh betapa bahagianya aku.



Dan yang aku suka dari Crowne Plaza Bandung adalah letaknya yang sangat strategis, tepat di Jantung kota Bandung. Jadi kalau mau menjelajah dan berkeliling kota Bandung gampang banget. Tinggal jalan kaki 5-10 menit aja kita udah bisa sampai ke Jalan Braga, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Merdeka. Di mana jalan-jalan tersebut adalah jalan bersejarah kota Bandung yang memadukan hiburan, perjalanan dan kuliner di dalamnya.

Untuk kamu yang mau menghabiskan liburan di kota Bandung, aku recommend hotel yang super nyaman ini. Jangan lupa untuk cobain segala fasilitasnya, ada kolam renang, pusat kebugaran 24 jam, spa Uluwatu Bali, Mosaic All Day Dining, Connexions Lobby Lounge, Mountain View Poolside Bar, dan juga Kids Club.

Belajar Menghapus Dendam dan Pikiran Negatif


Destroy It”, ucap dr. Dave saat aku menanyakan tentang apa yang harus aku lakukan terhadap masa lalu dan perasaanku.

“Yang bisa bikin kita bahagia adalah diri kita sendiri. Begitupun sebaliknya, yang bisa membuat kita menderita juga diri kita sendiri. Jangan pernah membuat batas atau ekspektasi terhadap orang lain. Hidup yang bahagia adalah hidup yang memberi dan menerima.”

Kalimat di atas terus-menerus teringat dalam kepalaku. Materi Stress Management yang dibawakan oleh Dokter David Budi Wartono yang akrab disapa dr. Dave, sungguh tidak bisa aku lupakan.


Bersama dr. Dave 

Besar di keluarga broken home, sungguh sebuah perjalanan hidup yang tidak mudah. Berbagai masalah keluarga yang harus aku lalui saat usiaku beranjak dewasa, nyatanya memberikan luka yang mendalam. Tak heran jika aku tumbuh sebagai pribadi yang keras dan sensitif.

Bahkan terkadang aku menaruh dendam terhadap orang yang telah sangat menyakitiku. Aku tahu ini salah, tapi untuk mengubahnya jujur sangat susah. Bukan aku tak pernah mencoba, nyatanya usahaku tak pernah berhasil.

Namun, ada perasaan yang diam-diam menelusup hati saat aku mendengarkan materi dr. Dave. “Ketika kita berharap dengan ekspektasi sebenarnya kita hanya membuat limitasi”. Mendengarnya hatiku seolah tertampar. Sampai kapan aku memelihara pikiran negatif yang jelas-jelas hanya merugikan diri sendiri ini?

Mulai dari itu, aku tanamkan dalam diri, apa yang telah terjadi, baik dan buruk semua itu haruslah kusyukuri, karena nyatanya hal itulah yang membentukku menjadi pribadi yang lebih kuat seperti sekarang ini.


Saat di Bars oleh dr. Dave

Bukan hanya materi, aku juga berkesempatan di bars langsung oleh dr. Dave. FYI, Access Bars adalah proses sirkulasi energi elektromagnetik dalam tubuh dengan melakukan sentuhan lembut di 32 titik di kepala, sehingga bisa melepaskan segala bentuk hambatan dan menselaraskan energi yang ada dengan alam dan juga dengan sang Pencipta.

Ketika di Bars, tidak ada rasa apa-apa. Seperti dipegang saja kepalanya. Namun, efek setelah itu luar biasa. Aku merasa hati jadi lebih ringan, pikiran jadi lebih positif, bisa dibilang, kini aku lebih menikmati hidup. Ah, Terimakasih dr. Dave.

Dan untuk kamu yang memiliki beban hidup atau pikiran negatif yang lama bersemayam, ada baiknya kamu coba terapi bars. Tak perlu pusing mencari terapisnya, karena Lineation Center menyediakannya.



Klinik yang berada di bawah naungan dr. Dave ini, berangkat dari nama DF Clinic sejak tahun 2008 lalu. Kemudian di tahun 2017 ini berganti nama menjadi Lineation Aesthetic & Health Care. Yup, sesuai dengan namanya, Lineation memberikan pelayanan kecantikan dan juga kesehatan, bahkan bukan cuma fisik saja lho, tapi juga jiwa.

Sesuai dengan taglinenya, Happy-Healthy-Beauty, Lineation terus bertransformasi memberikan beragam layanan yang memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, mulai dari kesehatan, kecantikan, jiwa, sampai pengembangan diri. Kini tak perlu ke berbagai klinik untuk mencukupi semua kebutuhan itu, karena Lineation menyediakan semuanya.

Hadir dengan konsep nuansa Korea, Lineation membuka layanan kesehatan umum, gigi, apotek, fisioterapi, akupuntur, layanan kecantikan, layanan ibu dan anak, salon, makeup, sampai stress management.

Dari sekian banyak layanan yang ditawarkan, Lineation Aesthetic & Health Care sejauh ini memiliki 6 Dokter, 2 Tenaga Ahli (Fisioterapis & Akupuntur), serta Beautician dan nurse untuk mendukung operasional. Dan untuk kamu yang mau coba berbagai layanan yang ada di sana, mampir aja ke Jl. Leumah Nendeut No. 10 Sarijadi, Bandung. Cuma 5 menit aja dari gerbang tol Pasteur.

Bloggerday 2019 Membawa Kebahagiaan Jiwa dan Raga

Bloggerday 2019 di Bandung 2 – 3 Maret 2019 didukung oleh Bolu Susu Lembang, Raka FM, dan Sonora FM, AHRA Reflexology by Nest, BloggerPreneur Bloggercrony Community, Blogger Bandung, Endeus TV, dan tentu saja BCC Squad bersama para pengurus komunitas Bloggercrony Network (BCN), dan BCN Executive (pengurus harian BCC).

Menurutku 3 hal yang bisa bikin kita bahagia, yaitu Rekreasi, Silaturahmi, dan Introspeksi diri. Dan 3 hal tersebut yang aku bawa pulang dari Bloggerday 2019. Kebahagiaan yang berlipat-lipat bukan hanya sekedar berekreasi bersama, tapi juga introspeksi diri dan belajar untuk melawan ketakutan dan pikiran negatif.

Terimakasih Bloggercrony Community, kini aku paham, betapa blogger membutuhkan Komunitas seperti BCC yang bukan hanya memberi banyak ilmu dan pelajaran, tapi juga menerima dan melayani dengan sepenuh hati. Love U BCC!!!


20 comments:

  1. Wah gak cuma senang-senang ya tapi ada kesempatan untuk belajar melepaskan pikiran negarif melalui program Destroy it. Paket legkap nih acara bloggerday 2019

    ReplyDelete
  2. Asik banget mbak bisa ikutan blogger day di bandung! Jadi nggak sabar pengen ke trans studionya, dari awal dibangun cuma wacana aja nih soalnya XD

    ReplyDelete
  3. Wah ini nih yang wara wiri di timelineku kemarin. Foto blogger yang hadir berseliweran di IG, seru banget kliatannya. Banyak kegiatannya ternyata di sana ya :)

    ReplyDelete
  4. sesi ama dr. Dave keren deh, karena belum pernah juga aku alami. Semoga ada kesempatan suatu saat nanti

    ReplyDelete
  5. huhu aku ktp bandung tapi belum pernah ke TSB, padahal rame banget wahananya ya. Suamiku kadang kalau diajak ke tempat wahana gini tuh suka susah, dia juga rada takut ketinggian gt, hehe

    ReplyDelete
  6. Yang bisa kita perbaiki adalah melawan rasa takut yang berasal dari pikiran kita sendiri.

    Mencoba melawan rasa takut itu tidaklah mudah asal ada niat dan dukungan maka semuanya akan sirna.

    ReplyDelete
  7. Seru banget ya ikutan bloggerday. SUkses selalu Blogger Crony, usianya sudah 4 tahun dan bahagia banget temen-temen bisa gabung di acara yang diadakan di Bandung. Aku belum pernah sama sekali ikutan bloggerday. Kapan kapan bisa jadi rekomendasi nich Crowne Plaza buat nginep di Bandung

    ReplyDelete
  8. Wah perlu juga deh ya aku nyoba seruan di trans studio bandung.... Beneran seru juga ngumpul bareng para blogger ya kak

    ReplyDelete
  9. aku setuju kalau rekreasi dan sosialisasi bias buat kita bahagia :)
    selanjutnya lebih baik lagi kalau sosialisasi itu bernada positif :D

    ReplyDelete
  10. Beruntung sekali bisa ikut acara keren ini ya... Mudah2an tahun depan ku juga bisa ikutan.. aamiin..

    ReplyDelete
  11. Aaaaakkk bener bangeeettt Rekreasi, Silaturahmi, dan Introspeksi diri. Noted. Thank's ya Mbak. Ternyata yang pada jalan2 ke TSB kemarin bukan cuma having fun aja, tapi juga diisi materi yg berisi. :))

    ReplyDelete
  12. Ke Trans Studio Bandung lagi yuk kaaa... Akhirnya aku masuk Trans Studio Bandung karena Bloggerday 2019.. btw kaka takut ketinggian juga yaaa... samaaa akupun takut hehe.. tapi kalo ditemani teman atau sahabat jadi hilang ya rasa takutnya

    ReplyDelete
  13. Pirate Ship itu kayak kora-kora yaaa kalau di Dufan. Good thing you can handle your fear of heights now mba.. Bravo

    ReplyDelete
  14. Meriah banget ya acara Blogger Day ini. Alhamdulillah bisa bersilaturahmi dengan 100 blogger se Indonesia. Kapan lagi kan ya bisa menikmati kebersamaan dengan sahabat2 blogger dari berbagai penjuru negeri. Apalagi bisa ke Trans Studio Bandung rame2, wiiiyyy...seruuu...

    ReplyDelete
  15. Puas pake banget ya blogger day tahun ini. Main di Transtudio itu aku gak yakin bisa coba semua wahananya, karena takuut hehe

    ReplyDelete
  16. Aku juga takut kak sama ketinggian. Kemarin nyobain yang Jelajah. Kalau yang ekstrim nanti dulu deh. Hehehe

    ReplyDelete
  17. Aku naik vertigo udahnya muntah tau kak hahah seru plus menantang adrenaline juga.

    ReplyDelete
  18. Jadi kenangan indah yang tak terlupakan yaa..bila bisa melawan ketakutan.
    Assiknyaa..
    Main dan belajar bersama BCC Squad selama 2 hari.

    ReplyDelete
  19. Suamiku banget ini, nggak pernah mau kalau diajakin naik atau main di wahana yang ekstrim dikit. Padahal istrinya dari jaman gadis mainannya di Dufan mulu, hahahaha. Pan kapan bisa kayaknya noh ajak dia ke TSM, biar latihan XD

    ReplyDelete
  20. Aku dong mba sampe skrg belum move on sama keseruan blogger day 2019

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D