Friday, February 1, 2019

...

Solusi Tangkal Batuk di Musim Pancaroba


Banyak yang bilang kesabaran seorang ibu tuh diuji saat anaknya sakit batuk. Walau hanya penyakit yang terbilang ringan, tapi batuk tuh benar-benar menguras kesabaran seorang ibu. Bayangkan saja, anak pasti jadi rewel, susah makan, dan nggak nyenyak tidur.

Hal itu pun berdampak pada kita dan keluarga. Belum lagi virusnya yang mudah menyebar, sehingga menulari satu keluarga. Duh, kalau udah begini ya, aku jadi kelimpungan. Pekerjaan jadi terbengkalai, tugas-tugas rumah pun jadi tak selesai.

Terlebih di musim pancaroba saat ini. Hari ini hujan deras, besok bisa saja panas terik. Maklum di Bekasi memang matahari suka kurang konsisten datangnya hehe. Cuaca yang kerap berubah-ubah menjadi salah satu pemicu batuk pada anak.

Sedihnya kalau aku atau si kecil kena batuk tuh, jadi nggak bisa dekat-dekat. Tidurpun harus jauh-jauhan. Bahkan di rumah pakai masker, hiks. Belum lagi kalau si Kakak kena batuk, adiknya jadi merasa kesepian karena nggak bisa main bersama. Sekarang aku makin sadar, penyakit batuk yang kesannya sepele ternyata bisa berdampak cukup besar bagi keluarga, ya salah satunya mengurangi bonding atau kedekatan. Duh, nggak mau begitu akutuh.

Beberapa waktu lalu, akupun curhat masalah ini sama temanku yang juga seorang ibu. Ternyata, kami senasib. Ia juga memiliki masalah yang sama dan juga sedang mencari jalan keluarnya.

Pas lagi galau-galaunya karena si kecil baru aja kena batuk, aku mendapat undangan dari KYL, Fimela.com dan Bisolvon. Acaranya dikemas sangat menyenangkan, apa lagi kalau bukan sharing tentang kesehatan dan tips mengatasi batuk di musim pancaroba ini.


Ternyata, masalah yang aku alami, juga dialami oleh banyak bunda-bunda di luar sana. Kami sama-sama excited dan serius mendengarkan para pembicara, yang terdiri dari:

• dr. Riana Wijaya, Sanofi Medical Expert
• Mega Valentia, Brand Manager Bisolvon
• Amallia Sarah, KOL Family Mom

Apa Sih Hubungan Musim Pancaroba dengan Batuk?


Yang jadi pertanyaan besar para bunda-bunda di sana adalah, apa sih hubungannya musim pancaroba dengan batuk. Kok ya, setiap datang pancaroba batuk pasti ikut. Dan susah banget dihindari.

Ternyata, menurut dr. Riana saat musim pancaroba, cuaca yang berubah akan turut serta mengubah tekanan, suhu, serta komposisi udara. Hal inilah yang menciptakan kondisi yang menjadi tempat berkembangnya kuman dan virus di sekitar kita.

Dan yang perlu digarisbawahi dari perubahan cuaca di musim pancaroba adalah sistem imunitas atau daya tahan tubuh akan menurun karena tubuh kita bekerja keras menyesuaikan perubahan suhu tersebut. Alhasil, banyak yang terserang batuk, pilek atau bahkan penyakit ISPA lainnya.


Senada dengan hal itu, Amallia Sarah, yang seorang mom blogger ini pun sharing dengan undangan yang hadir. Betapa ia merasakan juga jika batuk dapat menjauhkan yang dekat. Sama halnya dengan yang aku rasakan, Mom Amallia, kerap merasakan betapa batuk amat menyiksanya, terutama saat ingin dekat dengan anak. “mau cium anak aja susah!” kata Mom Amallia.

Bener banget sih, bukan hanya dengan anak dan keluarga. Pekerjaan juga jadi terlantar. Mau kordinasi dengan rekan kerja jadi segan karena terkesan berlabel virus. Masa, lagi meeting dikit dikit ‘uhuk... uhukk..!’ kan ganggu banget ya, pasti bawaannya pengen narik diri sampai batuknya sembuh 😢

Emang bener ya, batuk itu membuat kita kehilangan momen berharga dengan orang-orang tercinta. Dan juga jadi menjauhkan yang dekat >_<

Solusi agar Batuk Tidak Menjauhkan Kita dari Yang Dekat


Batuk, penyakit yang kesannya sepele. Nyatanya bisa merenggut momen berharga dengan orang-orang tercinta. Makanya nggak boleh dianggap sepele. Baik ibu, buah hati ataupun keluarga jangan sampai ya terkena batuk.

Tapi, ya kadang di musim pancaroba gini, memang susah sih menghidari batuk. Nah, kalau sudah terlanjur terkena batuk, harus segera cari pertolongan. Ingat, jangan didiamkan ya.

Kesalahan kita adalah kadang sering mendiamkan batuk, dan merasa batuk akan sembuh dengan sendirinya. Padahal, jika didiamkan batuk akan menjauhkan kita dari orang-orang terdekat, dan juga mengganggu terutama soal penyebaran virusnya.

Menurut dr. Riana, jika salah satu dari anggota keluara terserang batuk, maka infeksi patogen akan menular bahkan bisa ke seluruh keluarga. Jadi harus segera di atasi. Paling tidak dengan konsumsi obat batuk bebas atau OTC (Over The Counter) dan juga hindari pemicu batuk.

Jangan Sembarangan Pilih Obat Batuk


Nah, dalam memilih obat batuk tentunya kita nggak boleh sembarangan. Pastikan pilih yang terdaftar di Badan POM dan direkomendasikan oleh dokter karena memang telah memiliki data klinis dan terbukti efektivitasnya.

Soal obat batuk, Bisolvon sudah memiliki semua kriteria tersebut. Terlebih, banyak yang sudah merasakan manfaat Bisolvon yang sudah mengalahkan batuk berdahak di Indonesia.

Bisolvon juga sudah lebih dari 45 tahun membantu masyarakat terbebas dari batuk dan tentunya hadir dengan varian yang lengkap mulai dari anak hingga dewasa.

For your information, berdasarkan data Nielsen 2018 tentang batuk, ternyata 1 di antara 3 orang mengalami batuk dalam 3 bulan terakhir. Karena itulah Bisolvon hadir sebagai solusi tangkal batuk yang lengkap termasuk untuk batuk berdahak.


Varian Bisolvon:
💛 Bisolvon Extra, sirup obat batuk dengan 2 aksi Bromhexine encerkan dahak dan Guaifenesin untuk mengeluarkan dahak. Bisolvon extra ini dapat gunakan mulai dari 2 tahun.
💛 Bisolvon Solution, oobat batuk yang bebas gula, cocok untuk penderita diabetes dan anak-anak.
💛 Bisolvon Kids, obat batuk khusus anak dengan rasa strawberry.

Untuk yang sering bepergian, atau punya mobilitas tinggi, mungkin agak khawatir jika membawa botol obat batuk ke mana-mana. Tenang aja, Bisolvon juga hadir dengan kemasan praktis berupa tablet, yang juga ampuh mengusir batuk dan mengembalikan momen berharga bersama orang tercinta.

Tips Tetap Sehat di Musim Pancaroba


Untuk tetap bersama dengan orang yang kita cintai, menjaga kesehatan adalah kunci. dr. Riana memberi tips bagaimana agar kita tetap sehat di musim pancaroba ini:

  • Jaga kebugaran tubuh, dengan melakukan olahraga minimal 2 kali seminggu
  • Perbanyak makan buah dan sayur.
  • Banyak minum air putih. Jangan lupa untuk minum 2 liter atau 8 gelas air putih setiap hari.
  • Jauhkan kontak langsung dengan sinar matahari.
  • Gunakan masker untuk melindungi diri dari penyebaran virus
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
  • Sedia Bisolvon sebagai solusi penangkal batuk


Tips di atas insya allah bermanfaat untuk kita agar tetap sehat di musim pancaroba ini. Namun, untuk yang sering batuk, jangan khawatir, karena ada Bisolvon yang kalahkan batuk berdahak di Indonesia selama lebih dari 45 tahun. Dan sudah tersedia di drugstore juga minimarket terdekat.

Jadi, saat batuk menyerang di musim pancaroba, kalahkan batuk dengan Bisolvon. Sehingga bisa kembali dekat dengan orang-orang tersayang! ^_^



1 comment:

B E P E said...

Bisolvon emang terbaik untuk mengatasi batuk, saya jadi paham sekarang obat batuk apa yng baik, terima kasih informasinya