Monday, June 24, 2019

5 Kebaikan untuk Anak di Film Koki-Koki Cilik 2


Sebagai orang tua, menghadirkan tontonan yang menjadi tuntunan untuk anak merupakan hal yang utama, ya nggak sih? Bisa dibilang aku selektif banget soal tontonan anak. Makanya untuk nonton ke bioskop aku harus pastikan betul film yang ditonton anak tidak ada adegan kekerasan, kata kotor dan juga mengandung pelajaran yang bisa dipetik.

Berhubung anak-anak masih dalam suasana libur kenaikan kelas, aku berencana ajak anak-anak jalan-jalan ke mall sekaligus nonton film kesukaan mereka. Beruntungnya, sebelum mengajak anak-anak nonton, aku sudah lebih dulu hadir di acara prescrening film Koki-koki Cilik 2.

Film lanjutan dari sebelumnya ini bisa dibilang memuaskan. Ada lucunya, sedihnya, bahagianya, harunya dan juga kaya akan nilai-nilai kehidupan. Koki-koki Cilik 2 memberikan warna baru dalam dunia film anak Indonesia. Aku sebagai orang tua saja merasa bangga dan ikut terbawa dalam alur cerita yang disajikan. Khas anak-anak tapi kental dengan pelajaran.


Yup, anak juga harus belajar tentang banyak hal lho. Salah satunya ya lewat film. Dan menurutku ada 5 kebaikan film Koki-koki Cilik 2 yang bisa jadi edukasi untuk anak:

1. Mengenalkan dunia masak-memasak

Hayooo, pasti banyak deh orang tua yang melarang anaknya masuk dapur. Takut kena pisau lah, takut mainan komporlah. Padahal bisa jadi memasak merupakan passion anak lho. Nah, lewat film ini, anak seolah dikenalkan dengan dunia masak-memasak yang mengasyikkan, dan juga mengingatkan para orang tua untuk tidak terlalu melarang anaknya mengexplore banyak hal di dapur, tentunya dengan catatan dalam pengawasan ya.

Di film Koki-koki Cilik 2 ini, anak juga jadi kenal berbagai menu masakan yang dimasak Bima dan kawan-kawan, ada Sandwich, popcorn pelangi, jagung bakar, dll. Hmmm, semuanya lezat-lezat dan tidak terlalu sulit dimasak bersama anak.

2. Mengajarkan arti persahabatan

Persahabatan Bima dan kawan-kawan yang terjalin sejak Cooking Camp di Koki-koki Cilik sebelumnya masih berlanjut. Dan kini mereka harus melewati berbagai kesulitan bersama-sama dan ternyata hal itu membuat mereka semakin kompak.

Di film ini, anak juga jadi belajar, bahwa dalam persahabatan penting untuk menyanyagi satu sama lain. Dan jika terjadi perselisihan cara terbaik yang dapat dilakukan adalah saling introspeksi diri dan minta maaf.

3. Belajar menerima kekalahan

Kalah dalam pertandingan bukanlah akhir dari segalanya. Karena terkadang kekalahan mengajarkan kita untuk memiliki hati yang lebih lapang. Anak-anak sering kali marah jika mereka kalah. Nah, di film ini anak dapat belajar bagaimana adit, bima dan kawan-kawan lainnya ikhlas menerima kekalahan dan tetap bahagia menjalani apa yang mereka sukai.

4. Membully itu nggak baik

Ini nih yang sering terjadi di lingkungan anak-anak. Lewat fim ini anak bisa belajar untuk lebih menghargai sesama dan menjauhkan diri dari perilaku bullying. Karena Bully itu nggak baik lho.

5. Tidak putus asa meraih apa yang kita impikan

Di film sebelumnya pasti masih pada inget, betapa Bima berjuang keras mewujudkan cita-citanya dan belajar masak. Walau awalnya nggak semua orang suka dengan masakannya tapi Bima terus berusaha. Dan perjuangan Bima berlanjut hingga di film Koki-Koki Cilik 2 lho. bedanya Bima dan kawan-kawan tidak putus asa dan berjuang agar Cooking Camp bisa dibuka kembali.


5 Kebaikan itu tentunya bisa memberikan tuntunan yang baik ya untuk anak. Aku sebagai orang tua ngerekomendasiin banget sih film ini. Film Koki-Koki Cilk 2 ini sudah bisa ditonton tanggal 27 Juni di bioskop-bioskop kesayangan lho. Yuk ah hadirkan tontonan yang jadi tuntunan untuk anak ^_^

1 comment:

  1. kereen kak artikelnya... mampir2 ke blog ana juga yaa kak

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D