Sunday, December 20, 2020

...

Kolaborasi Danone Indonesia dan Google dalam Program Women Will untuk Digitalisasi UMKM

 

digitalisasi umkm perempuan

Tahun 2020 ini bisa dibilang adalah tahun terberat untuk kita semua. Bukan cuma sektor kesehatan aja ya yang terganggu tapi juga sektor ekonomi. Hal itu juga nih yang dirasain sama UMKM, selain pendapatan mereka menurun, nggak jarang juga yang terpaksa harus terkena dampak pandemi ini. 

Padahal UMKM adalah salah satu faktor pendukung untuk meningkatkan ekonomi negara ya. Makanya nih perlu peran serta dari banyak pihak untuk kembali memajukan UMKM terutama di masa pandemi seperti ini. 

Menurut data Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa porsi UMKM yang dikelola perempuan sebanyak 64,5% dari total UMKM Indonesia di 2018 atau mencapai 37 juta UMKM. Namun sayangnya, saat ini sebagian besar usaha yang dijalankan perempuan masih bergerak di sektor mikro, informal bahkan ultra mikro yang tidak memiliki akses ke dunia digital. Padahal saat ini digital memiliki peran yang sangat penting untuk kemajuan usaha. 

Untuk mempercepat digitalisasi UMKM, Danone-Indonesia bekerja sama dengan Google Indonesia melalui program Women Will memberikan dukungan edukasi literasi digital kepada mitra mikro bisnisnya seperti Aqua Home Service dan Warung Anak Sehat. 

Kolaborasi Danone Indonesia dan Google dalam Program Women Will untuk Digitalisasi UMKM 



Perempuan Nggak bisa dipungkiri ya, orientasi masyarakat selama pandemi ini lebih banyak ke arah digital, makanya nggak heran nih usaha yang terhubung dengan ekosistem digital mampu beradaptasi, bahkan terus berkembang. Itulah yang kemudian mendasari Danone Indonesia dan Google untuk berkolaborasi melaksanakan program Women Will. 

Melalui program Women Will (sebuah inisiatif Grow with Google) yang berfokus pada program digital untuk pemberdayaan ekonomi wanita di seluruh dunia, Danone Indonesia dan Google Indonesia, menciptakan peluang ekonomi bagi wanita di seluruh dunia, sehingga mereka dapat berkembang dan berhasil. 

Sebelumnya, Danone-Indonesia sudah memiliki program pemberdayaan perempuan salah satunya, pembinaan UMKM dalam pemenuhan hidrasi dan nutrisi, antara lain AQUA Home Service (AHS) yang merupakan unit bisnis Danone-AQUA. Tujuannya, untuk memberdayakan para ibu rumah tangga dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dan mendapatkan pemasukan dengan berjualan AQUA galon. 

Dan juga program Warung Anak Sehat (WAS) merupakan program dari Danone Specialized Nutrition terkait pembinaan kepada ibu pengelola kantin di sejumlah Sekolah Dasar di Indonesia. Tujuannya, membantu pelaku usaha kecil (kantin sekolah), membangun kesadaran dan pentingnya gaya hidup sehat terutama untuk anak usia 5-12 tahun dan membantu anak Indonesia menjadi generasi maju melalui penyediaan variasi pangan sehat. 



Nah, melalui Women Will, Danone Indonesia menggandeng Google Indonesia untuk memberikan pelatihan digital secara virtual kepada sekitar 700 ibu AHS dan Warung Anak Sehat dari berbagai kota di Indonesia. Karena memang pandemi ini, membuat pengusaha perempuan AQUA Home Service dan Warung Anak Sehat mengalami situasi berbeda dimana transaksi secara fisik berkurang. 

Materi yang diberikan ialah edukasi terkait pemanfaatan teknologi digital untuk optimalisasi bisnis seperti penggunaan media sosial dan fitur Google My Business, membangun kesiapan mental berwirausaha dan penguatan business mindset yang disusun dalam 4 modul dan disampaikan secara bertahap selama bulan Oktober hingga November. Peserta dibagi dalam beberapa batch dan diberikan sesi tanya jawab secara intensif dan berbagai kisah sukses para perempuan pelaku UMKM agar peserta termotivasi mengikuti jejak sukses mereka. 

Danone Indonesia percaya. kehadiran platform digital tidak hanya menghadirkan peluang namun juga tantangan. Karena itu, pelaku UMKM juga perlu mengetahui bagaimana menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnis secara online. Untuk usaha mikro, tantangan yang dihadapi biasanya terkait ketidaksiapan Sumber Daya Manusia (SDM), dana belum memadai, dan banyaknya persaingan. 



Jonathan End, Digital & Growth Consultant yang juga seorang Content Creator berbagi tips kreatif berjualan online kepada pelaku UMKM. 

“Kunci utama UMKM agar bisa bertahan adalah kemampuan merespons perubahan tren yang terjadi karena pandemi. Di masa pembatasan aktivitas karena alasan keselamatan dan kesehatan seperti saat ini, masyarakat mengganti kebiasaan berbelanja dari offline ke online".

Agar tetap dapat menjangkau konsumennya, UMKM perlu melakukan transformasi ke bisnis digital. Pelaku UMKM juga dituntut untuk memiliki business mindset dan jiwa kompetitif yang kuat serta daya kreativitas yang terus diasah agar dapat beradaptasi dan melakukan berbagai inovasi dalam menghadapi persaingan di bisnis online. 

Menurutku, digitalisasi UMKM Perempuan yang digagas Danone Indonesia dalam program Women Will ini menjawab semua permasalahan UMKM dalam berjuang di tengah pandemi. Semoga UMKM Perempuan semakin maju, agar semakin banyak keluarga Indonesia yang sejahtera ya! ^_^

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D