Thursday, March 19, 2020

...

Jangan Sampai Penyakit Ginjal Kronis Merenggut Kebahagiaan Kita


Sadar nggak sih, kalau belakangan ini kita lebih aware sama kesehatan. Dikit-dikit cuci tangan, pakai masker dan bawa hand sanitizer kemana-mana. Akibat wabah Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, makin membukakan mata kita akan penting menjaga kesehatan.

Aku pribadi pun merasakannya. Tapi tahu nggak, yang perlu kita khawatirkan itu bukan cuma Covid-19 lho. Sebab menurut data yang ada, sejumlah penyakit lainnya masih menjadi momok menakutkan masyarakat Indonesia.

Sejumlah data menunjukkan bahwa penyakit tidak menular masih menjadi pembunuh nomor 1 di Indonesia. Dan penyakit Ginjal Kronis adalah salah satu dari penyakit tidak mematikan tersebut.

Kamu tahu nggak sih kalau penyakit ginjal itu merupakan kelainan organ ginjal yang timbul akibat berbagai faktor. Biasanya timbul secara perlahan dan sifatnya menahun. Yang perlu dikhawatirkan adalah pada awalnya penyakit ini tidak ditemukan gejala yang khas lho, sehingga sering terlambat ditangani.

Duh, jangan sampai ya dear! Makanya penting lho untuk tahu lebih detail seputar fakta dan hal-hal apa saja sih yang berkaitan dengan penyakit ginjal kronis. Berikut ini penjabarannya ya!

Fakta tentang Penyakit Ginjal Kronis


Ada beberapa fakta yang cukup membuatku berdecak ngeri perihal penyakit ginjal kronis ini, yaitu:
  • Menurut Global Burden of Disease 2016, Penyakit Ginjal Kronis merupakan penyebab kematian dini nomor 16 di dunia
  • Menurut Riskesdas 2018, 4 dari 1000 penduduk di Indonesia menderita gagal ginjal
  • Menurut BPJS 2017, Biaya hemodialisis yang dihabiskan untuk penyakit ginjal kronis sebesar 3,4 triliun rupiah
  • Menurut BPJS 2018, 2,4 triliun rupiah dihabiskan untuk biaya penyakit gagal ginjal. Hal ini merupakan penyakit katastropik nomor 2 setelah penyakit jantung.


Sebenarnya ada dua faktor risiko penyakit ginjal kronis yang wajib kita ketahui dan sadari. Apakah salah satu di antara keduanya, ada pada kita. Hal ini tentunya memudahkan kita untuk mengetahui peluang penyakit tersebut.

Faktor Risiko TIDAK DAPAT Dimodifikasi:
• Riwayat keluarga penyakit ginjal
• Kelahiran premature
• Trauma di daerah abdomen
• Jenis penyakit tertentu (lupus, AIDS, Hepatitis C, dll)

Faktor Risiko DAPAT Dimodifikasi:
• Diabetes (tipe 2)
• Hipertensi
• Konsumsi obat pereda nyeri
• Narkoba, psikotropika dan zat adiktif
• Radang ginjal

Sebelum aku jelasin langkah pencegahannya, yuk kenali gejala penyakit ginjal kronis!
Tanda dan Gejala Penyakit Ginjal Kronis:

❌ Tekanan darah tinggi
❌ Perubahan frekuensi dan jumlah buang air kecil dalam sehari
❌ Adanya darah dalam urine
❌ Lemah serta sulit tidur
❌ Kehilangan nafsu makan
❌Sakit kepala
❌ Tidak dapat berkonsentrasi
❌ Gatal
❌ Sesak
❌ Mual dan muntah
❌ Bengkak, terutama pada kaki dan pergelangan kaki serta pada kelopak mata pada pagi hari


Sebenarnya kementrian kesehatan selalu menginformasikan dan tidak henti-hentinya menggaungkan pencegahan penyakit ginjal kronis yang bisa dilakukan oleh masyarakat yaitu dengan menerapkan perilaku CERDIK dalam keseharian. Btw, kamu udah tahu CERDIK belum?

C = Cek Kesehatan secara rutin
E = Enyahkan asap rokok
R = Rajin aktivitas fisik
D = Diet sehat kalori seimbang
I  = Istirahat cukup
K = Kelola stress

Selain perilaku CERDIK, yang perlu kita ingat dalam menjaga kesehatan ginjal adalah dengan mencukupi kebutuhan air minum sehari-hari. Sebenarnya, tak ada standar khusus berapa banyak kebutuhan air putih harian setiap orang, karena harus disesuaikan dengan aktivitasnya masing-masing. 

Kementrian Kesehatan memberi batas minimum, setidaknya kita harus mengkonsumsi air putih minimal 8-10 gelas/hari. Tapi lagi-lagi semua itu harus dikembalikan pada kebutuhan masing-masing orang, karena setiap orang memiliki kebutuhan air putih yang berbeda-beda, ya kan?

Gimana sekarang udah sadar dong akan penyakit ginjal kronis? Yuk ah sekarang kita jaga dan sayangi ginjal kita, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati kan? ^_^

No comments: