Sunday, September 15, 2019

Serunya Bebeland Latih Perkembangan IQ dan EQ Si Kecil


Definisi bahagia orang tua adalah saat melihat anak mereka bahagia. Yup, sebagai ibu bekerja aku harus pandai atur waktu untuk quality time bareng keluarga. Bermain bersama, beli perlengkapan sekolah, sampai makan bareng. Nggak perlu jauh-jauh sih, kadang quality timenya di deket rumah aja, alias sekitaran Bekasi.

Dan happy banget dong aku di weekend kemarin, di Summarecon Mall Bekasi ada Bebeland yang merupakan wahana bermain yang disponsori oleh Bebelac. Pasti para Moms udah tahu lah ya, betapa Bebelac memang concern banget sama perkembangan motorik anak.

Tiba di Bebeland, aku agak sedikit kaget karena memang luar biasa atensi masyarakat. Nggak nyangka kalau ternyata bukan cuma aku aja yang excited dateng ke Bebeland. Terlihat antrian para orang tua dan anaknya yang ingin masuk, belum lagi troli-troli berisi dus-dus susu Bebelac yang lumayan mengular.

Rupa-rupanya aku yang kalah gercep nih, padahal aku tiba disana pukul 11.00 siang lho. Which is, mall baru buka sejam. Nggak nyangka aja pengunjung Bebeland sudah membludak.


Btw, Moms, udah tahu Bebeland belum sih? Nah Bebeland adalah sebuah wahana permainan edukatif dan interaktif untuk berbagi informasi tentang pentingnya rasa peduli seiiring dengan daya pikir yang mendorong si kecil menjadi anak hebat.

Aku seratus persen setuju nih dengan apa yang Bebelac suarakan, bahwa setiap anak memiliki potensi Kecerdasan Intelektual (IQ) dan Kecerdasan Emosional (EQ). Agar IQ dan EQ dapat berkembang dengan baik tentulah diperlukan stimulasi yang tepat dan seimbang untuk si kecil.

IQ sendiri berhubungan dengan daya pikir, sedangkan EQ berhubungan dengan rasa kepedulian. Nah, keduanya ini haruslah seimbang ya. Jangan sampai IQ nya bagus, EQnya tidak, begitupun sebaliknya.

Serunya Bermain di Bebeland



Menurutku, yang seru dari Bebeland adalah karena setiap permainannya dirancang dengan alur cerita ‘masalah-solusi’, di mana anak dilatih untuk mengasah rasa kepeduliannya terlebih dahulu sebelum diajak untuk melatih daya pikirnya.

Yup, memang daya pikir berguna agar anak cepat tanggap dan tahu solusi yang berguna bagi sekitarnya. Tapi, semua itu tentu bermula dari rasa kepedulian kan? Misalnya saja, peduli terhadap lingkungan seperti hewan dan tumbuhan. Atau bahkan terkait dengan fasilitas umum yang rusak.

Nah, Psikolog Anak, Ibu Verauli juga menjelaskan lho, bahwa sebenarnya cara orang tua mengasah rasa peduli dan daya pikir anak bisa dimulai sejak dini. Tentunya sesuai dengan tumbuh kembang anak ya.

“Mengasah rasa peduli dapat dilakukan orang tua sejak dini sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak dengan stimulasi yang bervariasi, dimulai pada usia 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-6 tahun, hingga usia 7 tahun ke atas. Pada usia 3-4 tahun, misalnya, ajak anak untuk membantu atau menolong orang lain, atau saat anak berusia 5-6 tahun, libatkan si Kecil dalam ‘emotional talk’ dimana mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan berikan pujian dan penghargaan untuk setiap hal baik yang mereka lakukan.”


Tentu sebagai orang tua, aku ingin anak-anakku dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Memiliki IQ dan EQ yang bagus dan seimbang, agar kelak mereka dapat bermanfaat untuk agama, nusa dan bangsa dan juga mampu memberikan solusi untuk lingkungan sekitar. Aku juga berharap semoga Bebeland ini terus ada, bukan hanya di Bekasi tapi juga di banyak kota lainnya. Dan juga rutin diadakan tiap tahun. Ah, terimakasih Bebelac ^_^

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir. semoga bermanfaat ^_^
Jangan lupa tinggalkan komen yaaa ;D