Tuesday, December 17, 2019

...

Malam Penganugerahan Piala Merak 2019 Langkah Nyata Menuju IDOLA 2030


Aku percaya, masa depan bangsa terletak pada generasi penerusnya. Anak-anak kita saat inilah yang kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan bangsa. Di pundak merekalah bergantung harapan. Semua itu juga bergantung pada pola asuh kita saat ini, ya nggak sih?

Bicara soal pola asuh, tentunya nggak lepas dari media pembelajaran. Saat ini media pembelajaran sudah semakin maju dan berkembang. Tidak hanya buku, tetapi juga dapat melalui artikel, foto, dan video.



Nah, beberapa waktu lalu, aku hadir di acara Malam Penganugerahan Piala MERAK 2019. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Bintang Puspayoga, tanggal 9 Desember 2019 kemarin memberikan penghargaan Piala Merak (Media Ramah Anak) kepada beberapa media serta wartawan menginspirasi 2019.

Malam penganugerahan kemarin merupakan acara puncak dari rangkaian Media Kompetisi 2019 yang telah diselenggarakan untuk kedua kalinya sebagai wujud apresiasi KPPA kepada media yang telah berpartisipasi dan berkontibusi pada upaya sosialisasi dan edukasi dalam pemenuhan hak anak dan perlingdungan khusus anak, serta menjadikan kepentigan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik.

Media kompetisi 2019 ini telah berlangsung pada September – November lalu dan dibagi menjadi tiga mata lomba, yaitu lomba penulisan artikel, fotografi dan video feature. Selain itu juga diberikan penghargaan khusus kepada Media Menginspirasi dan Wartawan Menginspirasi.


Dalam rangka mensosialisasikan peran keluarga dalam perlindungan anak, KPPA mengusung tema ‘Peran Keluarga dalam Perlindungan Anak Menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030’. Proses Penjuriannya dilakukan selama bulan November 2019. Dewan jurinya pun terdiri dari pakar yang telah melakukan pleno dan memutuskan 3 pemenang untuk setiap mata lomba. Adapun Dewan Jurinya antara lain, Lenny N. Rosalin, Masmimar Mangiang, Sonya Hellen Sinombor, Arbain Rambey, Irwan Rinaldi, Teddy Ichsan Arifin dan Prisca Niken.

Acara penganugerahan ini diawali dengan sesi diskusi yang mengangkat tema Peran Media dalam Mendidik Keluarga untuk Pemenuhan Hak Anak, yang menghadirkan Lenny N Rosalin seorang Antropolog dari Universitas Indonesia, Semiarto Aji seorang Wartawan Antara dan Testimoni Shahnaz Haque sebagai seorang ibu.

Seperti yang sudah kita tahu saat ini, banyak media yang rasa-rasanya kurang memberikan nilai edukasi, atau istilahnya kurang mendidik lha ya. Sebagai seorang ibu, aku pribadi juga merasa sedih akan hal itu. Nah, dalam prakteknya sebenarnya ada hal-hal yang harus dipatuhi media dalam memberikan edukasi terutama untuk anak dan keluarga.


Di sesi talkshow aku mendapat banyak materi dan ilmu baru yang rasanya juga sangat berharga untuk kuterapkan di blog dan media sosialku. Yup, setuju nggak sih kalau media sosial kita juga bisa dilihat bahkan diikuti oleh banyak orag. Karena itu nggak boleh asal sharing ya.

Selain memberikan penghargaan kepada pemenang lomba artikel, fotografi, dan video feature kepada Media Kompetisi 2019, Kementerian PPPA juga memberikan penghargaan kepada Media dan Wartawan Menginspirasi yang menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik. Melalui Malam Penganugerahan Piala Merak 2019, media serta masyarakat diharapkan dapat berkontribusi pada upaya sosialisasi dan edukasi dalam pemenuhan hak anak guna mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOLA) tahun 2030.

Aku pribadi juga berharap dengan adanya Piala Merak ini, Media di Indonesia semakin memberikan suguhan yang bermanfaat untuk keluarga serta anak-anak di Indonesia. Karena seperti yang aku bilang tadi, masa depan bangsa tergantung dengan anak-anak kita saat ini, setuju kan? ^_^


No comments: