Wednesday, November 13, 2019

...

BPOM RI Ajak Milenial untuk Cerdas Pilih Makanan Sehat


Kopi, Bobba, Mie Pedas, Gorengan coba hayooo siapa yang nggak tergoda dengan jajanan itu? Jujur, aku sendiri merasa sulit banget untuk tidak menikmati makan-makanan tersebut. Yah, gimana abisnya selain sedang trend, memang rasanya juga enak sih hehe. Walau memang kandungannya tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi terus menerus.

Nah, ngomongin soal jajanan sehat, beberapa waktu lalu aku hadir di acara Bincang BPOM RI dengan Generasi Milenials soal makanan sehat. Acaranya sendiri digelar berkaitan dengan Hari Pangan Nasional.

Tiba di lokasi acara, aku agak kaget karena di sana sudah berkumpul anak-anak dari beberapa SMA di Jakarta. Mereka terlihat super excited dan penuh semangat. Aku jadi ikutan semangat melihatnya. Ya, masa sih kalah sama anak SMA hehehe.

Di awal acara, perwakilan dari SMA tersebut menyuarakan yel-yel kreasi mereka yang nantinya akan dinilai oleh ibu Penny Lukito dan jajarannya. Yel-yelnya bagus-bagus semua, nggak nyangka anak-anak SMA sekarang begitu kreatif ya.

BPOM RI Ingatkan Milenial Perihal Makanan Sehat


Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM turut merayakan kampanye Hari Pangan Sedunia dengan dialog bersama dengan milenials. Tema yang diambil adalah Makan Sehat Ala Generasi Cerdas, yang menurutku pas banget dengan kondisi saat ini.

Sesuai tema Healthy Diets for a #zerohunger World" yang diusung di dunia, Kepala BPOM Penny K. Lukito mengatakan, tahun ini BPOM juga dituntut untuk mampu mempromosikan aksi melawan kelaparan di seluruh dunia. Kemudian, memastikan keamanan pangan serta pola hidup dengan pangan yang bergizi dan sehat untuk seluruh penduduk di dunia.

Saat ini, kata Penny, anak-anak serta generasi milenial, khususnya di daerah perkotaan dengan mudah mengakses pangan siap saji, baik yang tersedia di pinggir jalan maupun secara online. Namun tingkat kesadaran generasi muda untuk mengonsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi masih kurang.

Maklum ya, zaman sekarang ini generasi milenial lebih suka dengan makanan yang siap saji. Padahal hal tersebut bisa menjadi salah satu faktor dari penyakit kritis saat ini lho. Bahkan bisa jadi pemicu kematian juga.

Menurut ibu Penny, faktor utama penyebab penyakit dan kematian di seluruh dunia bermula dari kebiasaan pola pangan yang tidak sehat dan gaya hidup yang kurang aktif. Menurut data resmi Food and Agriculture Organization (FAO), kebiasaan ini telah menjadi faktor pembunuh dan disabilitas nomor satu di dunia.

“Diperkirakan lebih dari 670 juta orang dewasa dan 120 juta anak (5–19 tahun) perempuan dan laki-laki di dunia mengalami obesitas. Selain itu, fenomena kekurangan gizi dan kelebihan gizi serta obesitas sering terjadi bersamaan baik di negara maju maupun negara berkembang. Lebih dari 40 juta anak balita kelebihan berat badan, sementara lebih dari 820 juta orang menderita kelaparan," ujar Kepala BPOM Ibu Penny Lukito.

Menurutku, dengan adanya acara ini menjadi salah satu sarana BPOM RI dalam mengedukasi generasi milenial dan pelaku usaha pangan khususnya Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk meningkatkan kesadaran tentang diet sehat yang terkait dengan makanan jalanan.

Tema acara “Makan Sehat ala Generasi Cerdas” diangkat dengan semangat untuk memberikan inspirasi dan wawasan kepada generasi milenial untuk mengonsumsi pangan aman, bermutu, dan bergizi. Aku sih berharap semoga acara seperti ini terus berlanjut, tentunya dengan tujuan generasi milenial sadar akan makanan sehat. Karena kan kemajuan bangsa ditentukan dengan kesehatan juga kecerdasan generasi penerus, ya nggak? ^_^

2 comments:

Bang Day said...

Jadi di negara majupun ada yang obesitas dan ada yang kurang gizi yah. Betapa masalah gizi ini menjadi masalah global rupanya

www.toiletphenolic.co.id said...

Indonesia sebagai negara agro harusnya bisa menjadi pioneer bahan-bahan organik yang ramah akan kebutuhan gizi