Monday, November 25, 2019

...

Tips Memilih Warna Yang Tepat untuk Kamar Mandi Baru


Setiap pemukim hunian baru pasti akan melakukan dekorasi ruangan setelah menyelesaikan pembelian apartemen atau rumah dijual. Tujuannya sangat simple, yaitu agar kondisi hunian menjadi lebih berbeda dan menarik hati tidak seperti kondisi polos saat apartemen atau rumah dijual tersebut dipasarkan.

Mengecat sebuah ruangan sejatinya dikatakan merupakan sebuah cara sederhana dalam mendekorasi sebuah tempat tinggal. Pemukim sendiri pun bisa melakukannya. Dalam pewarnaan ruang melalui proses pengecatan, para pemukim tentu memiliki preferensi warna berdasarkan warna kesukaan. Bisa saja selaras warnanya di setiap ruang, ataupun berbeda-beda.

Diantara ruang-ruang tersebut, hanya ada sebuah ruangan yang pasti berbeda. Ruang tersebut yakni kamar mandi. Portal rumah dijual Lamudi.co.id melansir, sebagai ruangan berfungsi khusus, para pemukim pasti akan menyesuaikan kesan tertentu. Apakah itu syarat dengan ketenangan, kenyamanan, atau aspek lainnya.

Pemilihan warna pada dasarnya akan menjadi kunci dalam menghadirkan kesan-kesan tersebut. Pertanyaannya adalah warna-warna apa yang tepat? Apartmenttherapy punya tipsnya nih, mari kita simak bersama!

Warna Netral
Bermain pada pewarnaan netral merupakan cara paling sederhana dan paling aman untuk memberikan sentuhan ruang tersebut.

Meskipun spektrum warnanya sederhana, warna netral dapat memberikan kesan bersih bathroom jika disandingkan dengan cukup pencahayaan. Warna-warna netral seperti putih, abu-abu, atau dusty pink adalah warna netral terbaik dimana bisa Anda aplikasikan.

Warna putih banyak diaplikasikan oleh pengembang rumah dijual sebagai pewarnaan dasar kamar mandi rumah baru dikarenakan erat dengan kesan bersih dan baru. Tidak hanya menciptakan nuansa bersih seperti warna putih, spektrum warna merah muda pada warna dusty pink turut meningkatkan kesan bersih menjadi lebih bergairah.

Berbeda dengan putih dan dusty pink, warna abu-abu justru memberikan nuansa menjadi lebih menenangkan. Meskipun erat dengan kesan 'belum diapa-apakan', warna abu-abu justru lebih populer digunakan dalam pewarnaan ruangan. Menghadirkan warna abu-abu pada ruangan secara langsung akan mengangkat konsep industrial dimana saat ini menjadi tren pada toilet kafe/restoran dan hunian minimalis modern.

Jangan Pilih Warna Mewah
Meskipun memiliki spektrum yang dominan cerah, bukan berarti warna-warna tersebut menghadirkan nuansa yang sama seperti warna cerah. Tidak sedikit para pemukim yang berpikir seperti ini justru memperburuk nuansa ruangan tersebut bahkan lebih buruk dibanding saat rumah dijual. Misalnya saja seperti warna emas atau krem.

Alih-alih memunculkan nuansa mewah, penggunaan warna-warna tersebut malah membuatnya berkesan kuno dan tidak mengikuti tren di zaman sekarang. Mungkin bisa dikatakan memiliki nuansa berbeda dan unik, namun rasanya warna-warna tersebut lebih cocok untuk diaplikasikan pada ruangan-ruangan lainnya seperti ruang tamu atau ruang keluarga.

Warna Tematik
Jika kalian memang menginginkan nuansa menjadi unik, ada baiknya untuk memberikan sentuhan warna yang merepresentasikan elemen-elemen alam semisal warna kayu, hijau tua hutan, atau biru langit. Namun, cara ini bisa dikatakan cukup sulit dan butuh komitmen secara keseluruhan.

Hanya sekadar mewarnainya saja melalui pengecatan, kalian bisa membuat bathroom menjadi bernuansa unik, namun hal tersebut dirasa belum maksimal. Untuk membuatnya lebih maksimal, ada baiknya kalian turut menghadirkan motif-motif elemen tersebut melalui penyesuaian dengan lantai-lantai, perangkat-perangkat fungsional, hingga aksesoris-aksesoris pemanis ruangan.


No comments: