Monday, July 29, 2019

...

Sedia Payung Sebelum Hujan, Meski Sekarang Musim Panas


Sebagai orang tua, hal yang paling membuatku sedih adalah ketika anak-anakku sakit. Meski cuma demam, itu saja sudah bisa bikin panik. Beda dengan orang dewasa, anak-anak apalagi saat masih bayi, belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakan. Setiap kali melihat mereka menangis karena rasa nggak enak yang mendera, saat itu juga aku peluk sambil menenangkan. Sungguh, kalau boleh aku bertukar peran dengan anakku supaya nggak perlu melihat penderitaannya.

Perkara sakit ini emang bikin pusing ya. Kalau boleh minta sih selamanya sehat terus. Tapi ya yang namanya hidup: ada up and down. Ambil hikmahnya aja: sakit itu insya Allah jadi pengingat dan penghapus dosa-dosa kita. Amin.

Yang penting, seperti pepatah orang tua jaman dulu yah mencegah lebih baik daripada mengobati. Sebisa mungkin, selalu upayakan untuk menjaga kesehatan dimulai dari menerapkan hidup sehat. Selain menjaga kualitas makanan, kebersihan juga penting. Apalagi sekarang ini kondisi pencemaran udara menunjukkan keadaan yang cukup membahayakan. Peluang kena penyakit infeksi saluran pernapasan makin besar.

Makanya, kalau lagi di perjalanan aku mengupayakan memakai masker supaya dampak polusi bisa dikurangi, Sebagai usaha pencegahan dari dalam, menyajikan makanan yang bernutrisi juga sebuah keharusan. Sebisa mungkin aku selalu membiasakan keluargaku makan masakan yang aku olah. Selain irit juga lebih terjamin kualitasnya.


Tapi sekali lagi sedia payung sebelum hujan itu adalah nasihat yang selalu disampaikan oleh ibuku dan sampai sekarang selalu kuterapkan. Karena kemungkinan selalu ada, bukan berdoa tapi jaga-jaga, yang perlu disiapkan adalah dana khusus untuk kejadian tak terduga termasuk biaya rumah sakit. Untuk ini aku tegas: harus ada alokasi bujet khusus yang nggak boleh mengusik keuangan rumah tangga. Yaitu asuransi.

Kenapa harus pakai asuransi sih? Kan ada dana darurat?

Begini. Dana darurat memang tujuannya untuk digunakan ketika ada kebutuhan mendadak. Tapi, yang namanya kebutuhan hidup tuh banyak loh. Seperti kata financial planner, dana darurat ini aku alokasikan untuk keperluan seperti renovasi rumah karena kejadian tak terduga seperti atap bocor, atau misalnya ada kondisi yang membutuhkan biaya besar. Misalnya musibah ada keluarga di kota lain yang meninggal dunia sehingga mau nggak mau harus takziyah ke sana.

Selain nggak mau dana darurat diganggu gugat, kalau ditelisik biaya rumah sakit makin mahal aja. Makanya sejak awal kelahiran anak pertama aku dan suami langsung menyiapkan asuransi khususnya asuransi kesehatan.

Loh kan ada BPJS? Nggak cukup ya?

Jadi gini, BPJS Kesehatan memang bisa diandalkan dalam meng-cover biaya rumah sakit. Tapi, sekali lagi, berkaca pada pengalaman teman dan tanpa bermaksud mendiskreditkan, asuransi kesehatan tambahan ini berguna sekali untuk melengkapi BPJS yang aku punya. Biar nggak repot, aku sih pilih asuransi kesehatan dengan metode cashless ya. Jadi, saat perlu berobat aku cukup tunjukin kartu asuransi tanpa repot-repot ngurus dokumen klaim.


Asuransi yang aku pakai ini rombongan sekeluarga, jadi preminya lebih murah, Biar gimana namanya juga emak-emak ogah rugi hahaha. Dan, pastinya merupakan asuransi kesehatan murni supaya manfaat perlindungannya penuh. Beruntung deh waktu beli asuransi ini aku lewat marketplace yang reliable dan dibantu tim customer service yang sangat ramah menjelaskan detailnya. Karena, aku nggak mau tergiur premi murah atau iming-iming keuntungan tapi ternyata sebetulnya rugi.

Nah, ibu-ibu gimana? Udah mulai mikirin asuransi buat keluarga? Yang penting lagi nih sebelum memilih asuransi kesehatan yang tepat jangan malas bertanya ke agennya ya ^_^



2 comments:

Muhamad Ilyas said...

Iya benar juga mbak,
sebaiknya kita harus berjaga - jaga dengan asuransi kesehatan yang tanpa ribet harus ngurusin klaim. terutama buat tulang punggung keluarga ya.

Asuransi Kesehatan Allianz said...

Benar sekali. Asuransi kesehatan harus dipersiapkan sebelum terlambat. Untuk anak anak terutama, mesti dibelikan asuransi kesehatan sejak dini karena mereka gampang sakit.